CROSSCOL

ISI CROSSCOL

Monday, January 26, 2026

AYAH HARUS DISIPLIN BANGUN LEBIH AWAL DAN MENJAGA SUBUHNYA

MENGAPA SEORANG AYAH

HARUS DISIPLIN BANGUN LEBIH AWAL

DAN MENJAGA SUBUHNYA**





Karena seorang ayah bukan hanya pencari nafkah, tapi penentu arah rumah tangga.

Subuh adalah ujian pertama kepemimpinan ayah.

Jika ia kalah oleh kantuk, bagaimana rumah akan kuat oleh iman?


1. Subuh adalah pintu rezeki

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Ya Allah, berkahilah umatku pada waktu paginya." (HR. Tirmidzi)

Ayah yang menjaga subuh sedang mengetuk pintu rezeki, bukan hanya untuk dirinya, tapi untuk seluruh rumahnya.


2. Ayah adalah contoh, bukan penuntut

Anak dan istri tidak butuh banyak ceramah. Mereka butuh teladan. Jika ayah bangun lebih awal, wudhu sebelum matahari terbit, dan berdiri di shaf pertama, tanpa berkata apa-apa keluarga akan belajar taat.


3. Subuh menjaga wibawa ayah

Wibawa bukan dari suara keras, tapi dari ketaatan yang konsisten. Ayah yang menjaga subuh akan lebih didengar nasihatnya, lebih dihormati ucapannya, karena hidupnya sejalan dengan imannya.


4. Subuh adalah benteng dari dosa

Banyak maksiat lahir dari malam yang lalai dan pagi yang tertidur. Subuh memutus rantai itu. 

Ayah yang bangun pagi sedang menjaga dirinya agar tidak merusak rumahnya sendiri.


5. Subuh menentukan arah rumah

Rumah yang subuhnya hidup jarang sepi dari keberkahan.

Sebaliknya, rumah yang subuhnya mati akan mudah dipenuhi emosi, sempit rezeki, dan jauh dari ketenangan.


⚠️ Ayah, ini bukan soal rajin ibadah.

Ini soal tanggung jawab kepemimpinan.

Jangan berharap anak shalih jika ayahnya kalah oleh selimut.

Jangan menuntut istri taat jika ayah sendiri lalai pada panggilan Allah.

0 komentar:

Post a Comment