CROSSCOL

ISI CROSSCOL

SURYAONE multi solutions

Belajar berUsaha apa saja yang penting BERMANFAAT dan HALAL

SURYA bengkel komputer

Servis komputer/laptop dan Instalasi Jaringan. CP : 08572 555 2740

Mayta collection

Lapak SANDANGAN

DELAPAN solutions

Solusi desain dan cetak

berkualitas dan harga terjangkau

Bu Wiyarti Catering

Melayani pemesanan :

Nasi Tumpeng, Nasi Box, Arem-arem, Kue basah/kering, dll.

FAJAR - Furniture and Building Solutions

Melayani jasa :

Pembangunan/Renovasi Rumah, pembuatan furniture kayu, las listrik.

Wednesday, December 13, 2023

KONFIGURASI LIMITER BANDWIDTH PADA USER PROFIL HOTSPOT MIKROTIK




Burst adalah Cara untuk Bagaimana kita bisa mengalokasikan bandwith tambahan diatas nilai Max-Limit yang telah kita tentukan sebelumnya kepada client yang Tidak Menggunakan bandwith secara terus-menerus.

Siapa yang nantinya dapat menikmati Speed Brust ini? – Client yang dia hanya Browsing sekali, klik browsing, kemudian dia baca hasil browsing nya. Itu kan berarti bandwith nya tidak terpakai secara terus-menerus (berbeda dengan yang sedang download). Maka, client-client seperti itulah yang akan bisa merasakan enaknya Brust.

Jadi misalnya, Max Limit nya adalah 1M/1M tiap user client, maka kita bisa alokasikan untuk client yang Tidak download terus-terusan (tidak menggunakan bandwith terus-menerus), dia bisa Brust sampai ke 2500k/2500k


Ada Tiga Hal / Tiga Parameter Utama untuk Sistem Brust ini, yaitu :

1. Burst Limit = Nilainya selalu berada di atas Max. Limit. Dimana di Warkop Salira, Burst Limit nya adalah 2500k/2500k, sedangkan Max. Limit nya ada di 1M/1M.

2. Burst Threshold = adalah Nilai yang dipakai untuk membandingkan Apakah rata-rata penggunaan bandwith si client itu diatas “Burst Threshold” atau dibawah “Burst Threshold”.

Misalnya untuk Burst Threshold adalah 1250k/1250k. 

  • Jadi, jika rata-rata penggunaan BW si client tersebut masih di bawah nilai 1250k/1250k, maka dia akan mendapatkan Speed Burst Limit yaitu 2500k/2500k. 
  • TETAPI jika rata-rata penggunaan speednya adalah di atas Burst Threshold (1250k/1250k), maka dia hanya akan mendapatkan speed sebesar Max. Limit (1M/1M) saja.

Jadi, Burst Threshold inilah yang akan mengkalkulasi apakah client tersebut boleh Naik ke Burst Limit atau Cukup hanya sampai Max Limit.

3. Burst Time = adalah Rentang Waktu yang digunakan oleh Router Mikrotik untuk menghitung rata-rata penggunaan Bandwith si client.

Contoh Burst Time nya adalah 20 detik, berarti Rata-rata penggunaan nya dihitung dalam 20 detik terakhir. Jika dari perhitungan rata-rata dengan 20 detik tersebut, rata-rata BW si client melebihi nilai Burst Threshold (yaitu 1250k/1250k), karena dia sedang download sesuatu misalnya, maka Kecepatan si client tersebut akan diturunakn dari Nilai Brust Limit (yaitu 2500k/2500k) ke Nilai Max Limit (yaitu 1M/1M). Tetapi jika dari perhitungan rata-rata menggunakan angka 20 detik terakhir tersebut, ternyata rata-rata penggunaan BW si client itu di bawah Brust Threshold (yaitu di bawah 1250k/1250k) misalnya karena dia Hanya melakukan aktifitas Browsing baca Berita di Situs Berita, maka dia akan tetap mendapatkan Kecepatan senilai Brust Limit yaitu 2500k/2500k.


Catatan :

Walaupun belum mencapai 20 detik, tetapi jika rata-rata penggunaan BW si client sudah menyentuh nilai Burst Threshold, maka kecepatan si client akan diturunkan menjadi ke nilai Max. Limit.


Contoh : 

Untuk Speed 1M/1M :
1M/1M 2500k/2500k 1250k/1250k 20/20 8 256k/256k

Untuk Speed 2M/2M :
2M/2M 5M/5M 2500k/2500k 20/20 8 256k/256k

Untuk Speed 3M/3M :
3M/3M 7500k/7500k 3750k/3750k 20/20 8 256k/256k

Keterangan untuk Speed 1M/1M :

1M/1M = Max Limit
2500k/2500k = Burst Limit
1250k/1250k = Burst Threshold
20/20 = Burst Time
8 = Priority
256k/256k = Limit At

Contoh limitasi user di sekolah:

Guru :
5M/5M 10M/10M 7M/7M 8/8 1 3M/3M

Siswa : 
3M/3M 5M/5M 4M/4M 8/8 8 2500k/2500k

Tamu :
2M/2M 4M/4M 3M/3M 8/8 8 1M/1M


Sumber : 
https://langsungviral.com/2019/11/21/share-nilai-brust-yang-diterapkan-di-wifi-hotspot-warkop-salira/#google_vignette