CROSSCOL

ISI CROSSCOL

SURYAONE multi solutions

Belajar berUsaha apa saja yang penting BERMANFAAT dan HALAL

SURYA bengkel komputer

Servis komputer/laptop dan Instalasi Jaringan. CP : 08572 555 2740

Mayta collection

Lapak SANDANGAN

DELAPAN solutions

Solusi desain dan cetak

berkualitas dan harga terjangkau

Bu Wiyarti Catering

Melayani pemesanan :

Nasi Tumpeng, Nasi Box, Arem-arem, Kue basah/kering, dll.

FAJAR - Furniture and Building Solutions

Melayani jasa :

Pembangunan/Renovasi Rumah, pembuatan furniture kayu, las listrik.

Thursday, April 9, 2020

FILE SERVER



Pengertian File Server
File Server adalah sebuah komputer terpasang ke jaringan yang memiliki tujuan utama menyediakan lokasi untuk akses disk berbagi, yaitu berbagi penyimpanan file computer (seperti dokumen, file suara, foto, video/film, gambar, database, dan lain-lain) yang dapat di akses oleh workstation yang melekat pada jaringan computer. File server biasanya ditemukan di sekolah-sekolah dan kantor-kantor dan jarang terlihat di penyedia layanan internet local dengan menggunakan LAN untuk menghubungkan computer client kita. File server bertugas mengontrol komunikasi dan informasi di antara node/komponen dalam suatu jaringan. Terlihat bahwa tugas file server sangat kompleks,file server juga harus menyimpan informasi dan membaginya secara cepat.


Macam-Macam File Server

Samba
Samba adalah protocol file sharing untuk menyaingi protocol yang telah ada yakni Novell`s IPX-Based. Samba server dapat mengganti posisi Novell server tanpa harus mengubah infrastruktur dari jaringan.

FTP Server
File Transfer Protocol (FTP) adalah suatu protocol yang berfungsi intuk tukar-menukar file dalam suatu network yang menggunakan TCP koneksi bukan UDP.
FTP server adalah suatu server yang menjalankan software yang berfungsi untuk memberikan layanan tukar-menukar file di mana server tersebut selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat permintaan (request) dari FTP client.
FTP client adalah komnputer yang me-request koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar menukar file.


Tujuan File Server
  • Untuk tujuan sharing data
  • Untuk menyediakan indirect atau implicit remote computer
  • Untuk menyediakan tempat penyimpanan bagi user
  • Untuk menyediakan transfer data yang reliable dan efisien.


Keuntungan File server
Fungsi dan manfaat file server adalah hematnya penggunaan resources atau sumber daya, khusunya media penyimpanan. Berbagi resource dalam jaringan untuk keperluan bersama seperti misalnya printer atau data dapat meningkatkan efektifitas kerja.

Cara Kerja File Server
File server biasanya menyediakan ruang untuk menyimpan dan mengambil dokumen sesuai kebutuhan. Sebuah file server sederhana dapat menjadi komputer biasa menyimpan file dan mengirimkannya melalui jaringan ketika diminta. File server dapat menjadi jaringan khusus attached storage (NAS) system yang berfungsi sebagai remote hard drive untuk computer lain.

Manfaat File Server
Manfaat utama dari file server adalah bahwa ia menyediakan ruang untuk menyimpan file. Beberapa file server bertindak sebagai repository atau cadanagan untuk data dalam sebuah perusahaan sementara yang lain bertindak sebagai tempat penyimpanan untuk streaming media melalui jaringan. File server juga menyediakan keamanan tambahan untuk file data penting.


Implementasi File Server
Sistem file server banyak digunakan di berbagai bidang, contohnya:
  • Bidang Industri. File server digunakan sebagai pusat sharing file seperti grand design dari sebuah produk sharing file.
  • Bidang Perkantoran. File server digunakan untuk mengatur lalu lintas file yang digunakan atau di share antara satu pihak ke pihak lain sesuai hak aksesnya.
  • Bidang Pustaka. File server yang digunakan untuk direktori file yang dapat dilihat maupun maupun di download oleh pengguna.



Aplikasi File Server Samba
Salah satu program yang mampu digunakan untuk menjembatani antara computer platfrorm windows dengan komputer platfrorm Linux yang cukup terkenal adalah Samba. Samba server untuk melayani permintaan pertukaran data antara mesin MS.windows dan Linux, samba juga di gunakan di system opersi Linux untuk melayani pemakaian data secara bersama-sama.

Dengan menggunakan program samba, maka tentunya dapat membuat mengkonfigurasi computer srerver dengan sejumlah client yang menggunakan system operasi windows dengan memiliki layanan:
  • File dan printer yang dapat di-share
  • Membantu pemakaian dari software browsing di jaringan neighborhood
  • Memberikan kepada masing-masing penggunan atau client autentikasi pada saaat login pada domain dan jaringan
  • Membantu serta memberikan name server resolution
  • Program samba biasanya dijalankan sebagai sebuah Deamon. Terdapat 2 aplikasi inti pada Daemon tersebut, di antaranya yaitu:


NMBD yaitu daemon yang menggunkan Wins yang dapat di gunkan untuk membantu setiap klien guna melakukan browsing pada jaringan neighbourhood.

SMBD yaitu sebuah Daemon yang memiliki layanan berbagai pakai printer dan file pada sebuah jaringan yang memakai protocol SMB.










REMOTE SERVER (Telnet & SSH)



Secara definisi, REMOTE SERVER adalah server yang anda akses sebagai bagian dari proses client tanpa membuka koneksi terpisah, berbeda, ataupun langsung.

Konsep Server Remote
Server Remote adalah sebuah server yang didedikasikan untuk menangani pengguna yang tidak pada LAN tapi membutuhkan  akses jarak jauh untuk itu. Remote akses server memungkinkan pengguna untuk mendapatkan akses ke file dan layanan cetak di LAN dari lokasi terpencil. Sebagai contoh, pengguna yang memanggil ke jaringan dari rumah menggunakan modem analog atau koneksi ISDN  akan mendial ke server akses remote. Setelah pengguna dikonfirmasi ia dapat mengakses drive dan printer bersama seolah-olah ia secara fisik terhubung ke LAN kantor.
Kita dapat menggunakan misalnya perintah telnet untuk login secara remote ke sistem lain pada jaringan kita. Sistem ini dapat berada di jaringan area lokal atau melalui koneksi internet. Telnet beroperasi seolah-olah kita sedang log in ke sistem lain dari remote terminal. Kita akan diminta untuk menggunakan nama login dan password. Akibatnya, kita login ke akun lain pada sistem lain. Bahkan,
jika kita memiliki akun di sistem lain, kita bisa menggunakan Telnet untuk masuk ke dalamnya.


Apa itu Telnet?
Telnet adalah suatu protokol client-server yang bisa memberikan akses remote (jarak jauh) untuk login komputer tertentu dalam sebuah jaringan. Telnet (biasa disingkat TN) ini juga bisa diartikan sebagai virtual atau emulasi terminal yang memakai protokol tersebut untuk tujuan yang sama yaitu mengakses komputer tujuan secara remote. Telnet biasanya dipakai untuk login ke komputer lain pada Internet. Selain itu, untuk mengakses berbagai macam layanan umum yang terhubung dengan jaringan internet, termasuk katalog perpustakaan dan database.


Cara Kerja Telnet
Telnet memberikan akses secara langsung ke berbagai macam layanan yang ada di Internet. Komputer/perangkat Anda sebagai host memang telah menyediakan layanan-layanan, namun jika ada layanan lain yang tidak tersedia, Anda bisa tetap menggunakannya lewat bantuan TN ini.

Teknologi ini memakai 2 jenis program, yaitu client dan server. Lalu bagaimana cara kerjanya? Akan ada 2 program yang berjalan. Dua program tersebut adalah software client yang beroperasi pada komputer. Komputernya merupakan pihak yang meminta suatu layanan. Sementara itu, software server berarti pihak yang menghasilkan layanannya.


Tugas yang dilakukan Client:

  • Client menghubungkan/membuat network antara TCP(Transfer Control Protocol) dengan server yang ada
  • Client lalu mendapat inputnya dari pihak user/pengguna
  • Cllient kemudian melakukan format ulang input dari user tersebut lalu mengubahnya ke bentuk  format yang standar. Barulah setelahnya melakukan pengiriman ke server
  • Client mendapat output dari server dengan format yang masih standar
  • Terakhir, Client akan ubah format output tersebut untuk ditampilkan di layar


Tugas yang dilakukan Server:

  • Server akan memberikan informasi kepada software jaringan bahwa komputer pengguna sudah siap untuk dikoneksikan
  • Server lalu menunggu permintaan dalam bentuk format yang standar
  • Server kemudian mengerjakan permintaan yang sudah disampaikan itu
  • Server akan kirimkan balik hasilnya ke ke client dengan bentuk format yang standar
  • Terakhir, server menunggu permintaan lainnya yang terkirim selama proses remote


Fungsi Telnet
Ada banyak fungsi dari teknologi ini sebenarnya dan penjelasannya kurang lebih sama dengan cara kerjanya. Namun inilah fungsi utama telnet, yaitu untuk mengakses sebuah komputer secara jarak jauh. Inilah yang biasa dikenali dengan istilah remote access. Jadi, telnet itu sendiri merupakan program yang memungkinkan komputer Anda untuk dijadikan terminal dari komputer lainnya pada internet. Layanan apa saja bisa dijalankan secara remote.

Kelebihan Telnet
Adapun kelebihan dari penggunaan teknologi ini adalah user interface yang tergolong ramah pengguna. Hasilnya akan bagus, Anda yang mengakses dari jauh seolah-olah sedang mengaskes dari dekat. Anda seolah-olah berhadapan langsung dengan komputer lain yang sedang digunakan untuk mengeksekusi command line yang diberikan.

Kekurangan Telnet
Sementara itu, kekurangan dari teknologi ini adalah pemakaian otentikasi NTLM tanpa enkripsi. Apa dampaknya? Hal ini sebenarnya rentan terkait aspek keamanan sistem. Ini memudahkan pencurian password yang biasa dilakukan oleh pihak yang disebut sniffers. Jika Anda menjadi administrator sistemnya, kami lebih menyarankan Anda untuk menggunakan SSH pada Linux dibanding Telnet Server dalam mengkonfigurasikan sistem Anda.


Perbedaan SSH dan Telnet

Keduanya memang sama-sama perintah, namun memiliki definisi yang cukup berbeda. Telnet seperti yang telah kami sampaikan sebelumnya, adalah protokol jaringan yang dipakai pada Internet atau Local Area Network dengan fungsinya memberikan fasilitas komunikasi berbasis teks, dan interaksi yang terjadi adalah dua arah dikoneksikan oleh virtual terminal. TN memang telah dikembangkan sejak tahun 1969 dan sudah distandarisasi sebagai IETF STD 8 (ini suatu standar internet awal-awal). Walaupun TN menjadi standar internet pertama, TN punya keterbatasan yang kami anggap sebagai risiko bagi keamanan perangkat dan jaringan.

Sedangkan SSH (Secure Shell) sendiri merupakan suatu protokol jaringan kriptografi yang menyediakan fasilitas komunikasi data yang cukup aman. SSH ini bisa memungkinkan pengguna untuk login antarmuka dengan baris perintah, perintah eksekusi dari jarak jauh, dan berbagai layanan jaringan yang lainnya.

SSH ini memakai metode public-key jenis cryptography dalam mengenkripsi komunikasi antara dua host yang ada, demikian juga dalam mengautentikasi pemakai. Dengan metode tersebut, Anda akan memerlukan 2 kunci berbeda yang dipakai nantinya untuk melakukan baik enkripsi maupun dekripsi. Dua kunci itu masing-masing disebut sebagai public key dan private key. Public key adalah kunci yang dipublikasikan ke orang lainnya. Sementara private key berarti kunci yang dirahasiakan, jadi hanya pengguna saja yang mengetahuinya. Masing-masing kunci diatas dapat dipakai dalam melakukan enkripsi maupun dekripsi.

Intinya, TN dan SSH adalah dua buah perintah yang berbeda. TN sebagai perintah eksekusi jarak jauh tanpa menggunakan enkripsi, sedangkan SSH merupakan perintah eksekusi jarak jauh dengan enkripsi. Dampaknya, teknologi SSH tersebut punya tingkat keamanan yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan teknologi dari TN. Walaupun memang teknologi TN sudah ditemukan sudah lebih dahulu dan menjadi standarisasi awal. Sehingga SSH bisa dianggap sebagai perkembangannya.


Cara Install Telnet di Windows 10

  • Silakan klik kanan pada simbol Windows (berada pada bagian pojok kiri bawah desktop Anda) dan cari “Control Panel” lalu klik/tap
  • Lalu pada “Category” di “Control Panel”, silakan klik “Programs”
  • Kemudian coba klik “Turn Windows features on or off”
  • Jika muncul Dialog Box di mana Anda dapat memilih extra features untuk diinstal, silakan centang kotak “Telnet Client”
  • Klik “OK”. Anda tak harus melakukan restart perangkat, langsung pakai saja Telnet-nya


Cara Menggunakan Telnet di Windows 10

  • Setelah Anda sudah aktifkan “Telnet Client” di tahapan instalasi yang sebelumnya kami paparkan, Anda dapat membuka Comand Prompt Anda
  • Lalu, masukkanlah perintah berikut: telnet [IP/host] [port] untuk menggunakan Prompt
  • Sementara, untuk pakai aplikasinya download dulu aplikasi pendukung lain semacam Xshell. Kemudian bukalah aplikasi Xshell Anda
  • Jika sudah buka Xshell, klik “File” lalu klik “New”
  • Lalu akan ada tampilan form, isi sesuai keperluan Anda. Protocol diisi dengan “TELNET” sementara Port diisi dengan “23”. Lalu klik “OK” jika sudah diisi
  • Kemudian klik “Connect” dan masukkanlah username dari Host dan password-nya. Host yang dimaksud adalah perangkat yang akan diakses secara remote/jarak jauh
  • Terakhir, silakan jalankan saja layanan apapun seperti yang Anda inginkan sebagai user



Telnet Command
Ada beberapa jenis command umum yang biasa dijalankan oleh TN. Berikut adalah beberapa diantaranya beserta fungsinya:

“close” – – – menutup koneksi yang sedang dijalankan
“logout” – – – membuat remote user keluar secara paksa dan menutup koneksinya
“display” – – – menampilkan operating parameters
“mode” – – – mencoba masukkan line/character mode(‘mode ?’ dsb)
“open” – – – mengkoneksikan ke situs/website
“quit” – – – keluar dari telnet exit
“send” – – – memasukkan special characters (‘send ?’ dsb)
“set” – – – menyiapkan/setting operating parameters (‘set ?’ dsb)
“unset” – – – melakukan unset operating parameters (‘unset ?’ dsb)
“status” – – – print informasi status
“toggle” – – – melakukan toggle operating parameters (‘toggle ?’ dsb)
“slc” – – – menyiapkan treatment bagi special characters
“z” – – – melakukan suspend pada telnet