Amanat Pembina Upacara
✨Menjaga Lisan, Menjaga Persaudaraan✨
Anak-anakku yang Bapak/Ibu banggakan
Hari ini Bapak/Ibu ingin menyampaikan satu pesan penting yang sering dianggap sepele, tetapi dampaknya besar dalam kehidupan kita di sekolah. Pesannya tentang menjaga lisan dan sikap terhadap sesama teman.
Bapak/Ibu masih sering mendengar ada anak-anak yang menyebut-nyebut nama orang tua temannya, pekerjaan orang tuanya, atau gelar orang tuanya sebagai ejekan. Awalnya mungkin hanya bercanda, tetapi lama-lama melukai perasaan, menimbulkan marah, dan akhirnya berujung pada pertengkaran bahkan perkelahian.
Anak-anakku yang baik,
Perlu Bapak/Ibu ingin menegaskan bahwa Orang tua kita bukan bahan ejekan.
Setiap orang tua bekerja dengan cara yang terhormat untuk menafkahi dan mendidik anak-anaknya. Tidak ada pekerjaan yang lebih rendah dan tidak ada keluarga yang pantas direndahkan. Ketika kita menyebut orang tua teman dengan cara tidak pantas, sama saja kita menyakiti hati teman kita.
Ingatlah, anak-anakku, kita tidak dinilai dari siapa orang tua kita tetapi dari bagaimana sikap dan perilaku kita. Anak yang berakhlak baik akan dihormati meskipun orang tuanya sederhana. Sebaliknya, anak yang suka mengejek tidak akan dihargai meskipun merasa paling hebat.
Sekolah ini adalah tempat kita belajar menjadi manusia yang beradab, bukan tempat saling menjatuhkan. Teman adalah saudara kita di sekolah. Jika lisan kita kasar, persaudaraan akan rusak. Jika lisan kita dijaga, persahabatan akan tumbuh.
Mulai hari ini, Bapak/Ibu mengajak Ananda semua
1. Berhenti menyebut-nyebut orang tua teman dalam bercanda maupun bertengkar.
2. Gunakan kata-kata yang baik dan sopan
3. Jika marah, sampaikan dengan cara yang santun atau laporkan kepada guru.
4. Jadilah teman yang menjaga perasaan, bukan melukai.
Anak-anakku,,,
Mari kita jadikan sekolah ini tempat yang aman, nyaman, dan damai. Tidak ada ejekan, tidak ada hinaan, tidak ada perkelahian. Yang ada hanyalah saling menghargai, saling menjaga, dan saling mengingatkan dalam kebaikan
Demikian amanat yang dapat Bapak/Ibu sampaikan. Semoga kita semua diberi kekuatan untuk memperbaiki sikap dan menjadi pribadi yang lebih baik setiap hari.
Terima kasih atas perhatian anak-anak semua. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh







0 komentar:
Post a Comment