CROSSCOL

ISI CROSSCOL

SURYAONE multi solutions

Belajar berUsaha apa saja yang penting BERMANFAAT dan HALAL

SURYA bengkel komputer

Servis komputer/laptop dan Instalasi Jaringan. CP : 08572 555 2740

Mayta collection

Lapak SANDANGAN

DELAPAN solutions

Solusi desain dan cetak

berkualitas dan harga terjangkau

Bu Wiyarti Catering

Melayani pemesanan :

Nasi Tumpeng, Nasi Box, Arem-arem, Kue basah/kering, dll.

FAJAR - Furniture and Building Solutions

Melayani jasa :

Pembangunan/Renovasi Rumah, pembuatan furniture kayu, las listrik.

Showing posts with label LINUX. Show all posts
Showing posts with label LINUX. Show all posts

Wednesday, September 24, 2025

KONFIGURASI DEBIAN 8 (UPDATE)

 



Konfigurasi FTP Server


1. Pindah cd 2

2. #apt-cdroom add 

3. #apt-get install proftpd

4. Masuk ke direktori home dengan perintah 

#cd /home/

5. Buat folder atau direktori smk di dalam home, dengan perintah

#mkdir /home/ftp

6. Kemudian beri hak akses pada direktori smk dengan perintah 

#chmod 777 /home/ftp

7. Buat user dengan perintah 

#adduser dina (nama_user)

8. Masuk ke direktori proftpd, dengan perintah 

#cd /etc/proftpd 

lanjutan perintah #nano proftpd.conf

#nano /etc/proftpd/proftpd.conf

9. Masuk di file proftpd.conf dengan perintah 

10. Pada tulisan debian ganti menjadi ftp.sekolah.sch.id

11. Hapus tanda pagar pada default root

12. Tambahkan paling bawah 

<Anonymous /home/ftp>

User dina

UserAlias anonymous dina

</Anonymous>

    simpan

restart :#/etc/init.d/proftpd restart

#service proftpd restart

13. Masuk ke web browser client kemudian tembakkan pada url, tuliskan

ftp://ip eth0 

install filezilla pada client

masuk menu site new isikan ket ftp yang di buat


catatan : masuk cd /etc/bind masuk file db.sekolah

baris paling bawah ketik

ftp IN A 192.168.8.254 (ip eth0)

simpan

restart bind #/etc/init.d/bind9 restart

konfigurasi samba server ada di cd 1

1. #apt-get install samba 

2. buat folder untuk berbagi data

#mkdir /home/samba

3. beri hak akses pd direktori

#chmod 777 /home/samba

4. buat user untuk login klien

#adduser siti

5. beri password user tsb

#smbpasswd -a siti

6. edit file smb.conf

#nano /etc/samba/smb.conf

tambahkan di script paling bawah tulisan:

[samba]

path = /home/samba

valid users = siti

admin = 123

browseable = yes

writeable = yes


simpan


7. restart samba

#/etc/init.d/samba restart

8. uji pada client

buka win R ketik \\192.168.7.254


9. ketik user dan password

10. mulai untuk co pas file dari server ke client


catatan cara menghapus instalasi

1. #rm -rf postfix courier-pop courier-imap

2. #apt-get remove postfix courier-pop courier-imap

3. #apt-get purge postfix courier-pop courier-imap 

 melihat versi debian yg dipakai cat /etc/os-release

atau menggunakan lsb_release -d




seting ip gateway untuk bikin router

misal topologinya :

(ip.192.168.10.1/29)client(windows)------switch-------

server(debian)------internet(ip.192.168.12.x/24) x = no absen+100

masuk ke file nya :

1. #nano /etc/network/interfaces

menuliskan: 

auto eth0

iface eth0 inet static

address 192.168.12.254

network 192.168.12.0

netmask 255.255.255.0

broadcast 192.168.12.255

gateway 192.168.12.1

auto eth1

iface eth1 inet static

address 192.168.10.1

network 192.168.10.0

netmask 255.255.255.248

broadcast 192.168.10.7

gateway 192.168.12.254

simpan dengan ctrl+x jawab Y enter

2. #nano /etc/rc.local

tuliskan pada baris di atas exit 0

iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -j MASQUERADE

simpan

3. #nano /etc/sysctl.conf

cari tulisan :#net.ipv4.ip_forward =1

hilangkan tanda pagarnya simpan

4. #nano /etc/resolv.conf

tuliskan nameserver 8.8.8.8

                nameserver 8.8.4.4

simpan

5. restart interface nya

    #/etc/init.d/networking restart

    #service networking restart

ping 192.168.12.1

konfigurasi DNS server

aktifkan cd 1 #apt-cdrom add

apt-get install build-essential (cek aktif nya cdrom di VB)

apt-get install bind9

seting DNS server

#cd /etc/bind

#ls

#cp db.127 db.192

#cp db.local db.sekolah


jika ip yang digunakan 192.168.7.254

file named.conf.local #nano named.conf.local

tuliskan : zone "sekolah.sch.id" {

type master;

file "/etc/bind/db.sekolah";

};

   zone "7.168.192.in-addr.arpa" {

type master;

file "/etc/bind/db.192";

}; 

simpan


file db.192 #nano db.192

tuliskan : sekolah.sch.id. root.sekolah.sch.id.

@ IN NS sekolah.sch.id.

254 IN PTR sekolah.sch.id.

254 IN PTR mail.sekolah.sch.id.

simpan


file db.sekolah #nano db.sekolah

tuliskan: sekolah.sch.id. root.sekolah.sch.id.

@ IN NS sekolah.sch.id.

@ IN A 192.168.7.254

ns1 IN A 192.168.7.254

www IN CNAME ns1

ftp IN A 192.168.7.254

mail IN A 192.168.7.254

simpan

di file named.conf.options

forwarder isikan 192.168.7.254 kemudian 203.190.112.18 dan 8.8.8.8

restart bind :/etc/init.d/bind9 restart

masuk ke nano /etc/resolv.conf 

tuliskan nameserver 192.168.8.254

restart network:/etc/init.d/networking restart

cek dns server dengan : nslookup sekolah.sch.id

        nslookup 192.168.8.254

hasilnya harus keluar nama domain server dan no ip dns nya

hubungkan dengan client

seting di client:di Win XP

use the following IP address

ip address: 192.168.100.30

subnet mask: 255.255.255.128

default gateway:192.168.100.1

use the following DNS server addresses

preferred DNS server: 192.168.7.254

alternate DNS server:

ok, close, close, cek detail ip harus sesuai dengan yg diisikan pada seting client. 

cek dari debian ping ip win

cek dari win ping ip debian

harus reply


konfigurasi web server


Konfigurasi WebServer :

1. Ganti menjadi CD 1

2. #apt-cdrom add

3. Install aplikasi yang digunakan untuk web server :

#apt-get install apache2 php5

4. masuk ke direktori var/www/html

cd /var/www/html di ls

kemudian nano  index.html

di ls kemudian nano index.html

di dalam index.html isikan:

<html>

<head>

<title>uji coba web server</title>

</head>

<body><b>

“SELAMAT DATANG DI WEB SEKOLAH.SCH.ID”.</b>

</body>

</html>

5. masuk ke direktori sites available

cd /etc/apache2/sites-available/ di ls

masuk ke nano 000-default.conf

tuliskan di bagian paling bawah :

<VirtualHost 192.168.7.254:80>

ServerAdmin admin@sekolah.sch.id

ServerName sekolah.sch.id

ServerAlias www.sekolah.sch.id

DocumentRoot /var/www/html

</VirtualHost>

simpan

6. restart apache : /etc/init.d/apache2 restart

7. buka browser ketik ip dns

8. buka browser ketik domain kita




konfigurasi ftp server

1.pindah ke CD 2 kemudian aktifkan cd rom dgn #apt-cdrom add

2. install ftp #apt-get install proftpd pilih standalone

3. buat folder untuk file ftpbaru #mkdir /home/smk

catatan masuk ke direktori smk :cd /home/smk

         smk#adduser user1

          #passwd 12345

  #chmod 777 /home/smk

4. konfigurasi ftp #nano /etc/proftpd/proftpd.conf

ganti servername sekolah.sch.id

hapus # pada tulisan DefaultRoot

tambahkan perintah di paling bawah:

<Anonymous /home/smk/>

User user1

UserAlias anonymous user1

</Anonymous>

5. restart #/etc/init.d/proftpd restart

6. buka web browser ketik ftp://ftp.sekolah.sch.id atau ftp://192.168.7.254

7. pengujian dengan kopi file dari my doc ke ftp lewat explore

catatan: masuk ke direktori bind #cd /etc/bind kemudian tambahkan pada db.sekolah

di baris paling bawah ketik mail  IN  A  192.168.7.254(ip eth0 kalian)

    ftp   IN  A  192.168.7.254(ip eth0 kalian)

simpan

restart bind #/etc/init.d/bind9 restart




Konfigurasi mail server dan web mail

1. pastikan cd 1 2 3 sudah siap

2. aktifkan di cd 3 dengan #apt-cdrom add

3. #apt-get install postfix courier-pop courier-imap

postfix configuration Ok

general type of mail : Internet Site

isikan di system mail name : mail.sekolah.sch.id

create directories for web.based jawab No


7. cek sudah terinstal #dpkg -l postfix courier-imap courier-pop 

jika sudah ok keluar daftar dengan depannya ii

catatan: #dpkg-reconfigure postfix courier-imap courier-pop

ok 

internet site 

mail.sekolah.sch.id

ok

ok

no

0.0.0.0/0

no

ok (0)

ok (+)

ipv4 ok


8. konfigurasi postfix

#nano /etc/postfix/main.cf

cari tulisan mailbox_command dikasih  # 

tulis di bagian paling bawah home_mailbox = Maildir/

9. restart :#service postfix restart

10. buat direktori Maildir :#maildirmake /etc/skel/Maildir

11. buat user baru untuk penerima dan pengirim

#adduser usersatu pass 12345

#adduser userdua  pass 12345


6. apt-get install squirrelmail

14. konfigurasi web mail

cd 1 #apt-cdrom add

#apt-get install squirrelmail

masuk ke #nano /etc/apache2/apache2.conf

tambahkan tulisan di paling bawah

Include "/etc/squirrelmail/apache.conf"

restart apachenya #service apache2 restart

restart untuk mail server

#/etc/init.d/postfix restart

#/etc/init.d/courier-pop restart

#/etc/init.d/courier-imap restart

klo belum jalan di klien ketik #reboot


15. buka browser di klien ketikkan ip eth0/squirrelmail

login dengan usersatu pass 12345

16. pilih compose untuk membuat pesan baru:

to:userdua@sekolah.sch.id

subject:kepada userdua

tuliskan apa kabar userdua

klik send



catatan di file #nano /etc/squirrelmail/apache.conf

cari tulisan user will prefer a simple URL like

hilangkan # di bawahnya

kemudian edit : <VirtualHost 192.168.7.254:80>

DocumentRoot /usr/share/squirrelmail (tempat penyimpanan data mail server

ServerName mail.sekolah.sch.id

</VirtualHost>

restart apache

buat shortcurt : ln -s /usr/share/squirrelmail/ /var/www/html/mail

di db.sekolah ditambah mail IN A 192.168.8.254

di db.192 ditambah     254 IN PTR mail.sekolah.sch.id












Monday, March 4, 2024

PERINTAH DASAR LINUX



Perintah-perintah (command) dasar di GNU/Linux di jalankan di suatu terminal shell yang biasa disebut TERMINAL atau CONSOLE. Terminal atau console ini dikenal dengan istilah command line interface (CLI) yang bisa diaktifkan dengan cara klik menu Applications -Accessories - Terminal. Juga bisa menggunakan kombinasi tombol ctrl+alt+T untuk memanggi TERMINAL.




Selain itu bisa juga dengan bekerja diconsole murni dengan menakan kombinasi tombol ctrl+alt+F1 dimana F1 bisa diganti sampai F6.


Untuk kembali ke mode Grafical User Interface (GUI) tekan ctrl+alt+F7.



========================================================
Berikut beberapa command yang umum terdapat di setiap distribusi GNU/Linux khususnya distribusi DEBIAN.

$login
Untuk masuk ke dalam sistem.

$who
Untuk mengetahui daftar user/pemakai yang sedang aktif (login).

$finger
Finger mempunyai kegunaan hampir sama dengan who, hanya saja finger menyediakan informasi identitas user yang lebih lengkap dari who.

$logout / $exit
Untuk keluar dari sistem atau mengakhiri satu sesi login .

$whoami
Untuk mengetahui user siapa yang digunakan sedang login di suatu komputer/terminal.

$date
Menunjukkan atau mengatur tanggal.

$cal
Mencetak kalender mulai tahun 0000 s/d 9999.

$ls
Menampilkan daftar file dalam directori aktif.
------------------------------------------------------------------
Option-option yang disediakan :
-a  : Tampilkan semua file di directory termasuk isian.
-o : Tampilkan hanya nama directory
-g  : Cetak ID kelompok hanya untuk bentuk panjang
-I  : Cetak nomor untuk setiap pemakai
-l  : Tampilkan seluruh file secara lengkap
-o  : Cetak ID pemakai (bila pemakai –1)
-r  : Ubah urutan pengaturan nama file yang telah disusun
-t  : Atur nama file berdasarkan waktu modifikasi terakhir
-o :  Atur nama file berdasarkan waktu akses terakhir.
------------------------------------------------------------------

#chmod
Mengubah permission suatu direktori/file.
Format : chmod 777 nama_file

$clear
Bersihkan layar, atau bisa juga tekan kombinasi tombol ctrl+D

$cp
Menggandakan file
------------------------------------------------------------------
Format 1: $cp fileA fileB
Menggandakan fileA menjadi dua dengan nama file Adan fileB di lokasi yang sama
Format 2 : $cp fileC /home/surya
Menggandakan fileC ke direktori surya dengan nama file yang sama
------------------------------------------------------------------

$rm
Menghapus file
Format : rm nama-file

17. mv
Fungsi : Memindahkan letak suatu file atau bisa juga buat rename nama file.
Format :
$ mv file1 file2    Renama file1 menjadi file2  →
$ mv coba3 /home/syarif/nsmail   Memindahkan file coba3 ke direktori lain →
Keterangan : mv akan memindahkan satu file ke file lain atau memindahkan satu file
atau lebih, ke sebuah direktori.
18. cat
Fungsi : Menampilkan isi sebuah file (sama dengan perintah TYPE pada DOS). Cat
berfungsi untuk mencetak ke layar monitor isi dari sebuah file text. Jika
file dililihat menggunakan perintah ini bukan file text maka akan keluar
karakterkarakter aneh pada layar.. Untuk menghindari tercetaknya
karakter-karakter aneh tersebut dapat digunakan perintah cat –v.19. more
Fungsi : Menampilkan isi text file per layar.
Format : more nama-file
Keterangan : Dengan perintah ini isi file dapat ditampilkan perlayar sehingga dapat
diperiksa secara detail. Tekan spasi untuk melihat isi file di layar
berikutnya.
20. history
Fungsi : Menampilkan perintah-perintah yang telah digunakan sebelumnya.
Format : history
21. wc
Fungsi : Menghitung jumlah kata, jumlah baris dan jumlah karakter dalam suatu
file .
Format : wc nama-file
22. man
Fungsi : Singkatan dari manual yaitu untuk menampilkan halaman manual untuk
semua perintah UNIX. Perintah ini sangat bermanfaat bagi setiap
pemakai UNIX karena dapat membantu mengingat kembali perintah-
perintah UNIX.
Format : man nama-perintah
23. grep
Fungsi : Mencari isi suatu file di sembarang directori.
Format : grep –n ‘nama-file’ di-direktori
Keterangan : Perintah grep akan mencari suatu variable dalam suatu baris tertentu, di
dalam sembarang direktori pada semua file. Grep sangat berguna untuk
menemukan kata tertentu dalam beberapa dokumen atau mencari
adanya sebuah variable dalam sekelompok program.
Misalnya : grep –n ‘shutdown’ /etc/*.
24. mkdir
Fungsi : Membuat direktori.
Format : mkdir nama-direktori
~$ mkdir coba1 coba2 coba3 (membuat 3 direktori sekaligus)
Keterangan : Di DOS peritahnya adalah MD (make directory)
25. rmdir
Fungsi : Menghapus direktori yang kosong .
Format : rmdir nama-direktori
~$ rmdir coba1 coba2 coba3 (menghapus 3 direktori sekaligus)
Jika directori yang dihapus tidak ada maka akan ditampilkan pesan.
Keterangan : Di DOS peritahnya adalah RD (remove directory).
26. pwd
Fungsi : Menunjukkan direktori aktif.
Format : pwd
27. cd
Fungsi : Masuk kelokasi direktori tertentu.
Format : cd path-direktori
Contoh :
~$ cd /etc , maka akan pindah ke direktori etc
28. adduser
Fungsi : Menambahkan user baru disistem.
Format : adduser nama-user
29. ps
Fungsi : Digunakan untuk memonitoring informasi tentang proses yang aktif
dalam sistem UNIX.
Format : ps -aux30. kill
Fungsi : Digunakan untuk menghentikan proses yang sedang berjalan.
Format : kill id-proses
Keterangan : Id proses dapat dilihat pada kolom PID pada keluaran perintah ps -aux
diatas.
31. &
Fungsi : Menjalankan program di belakang layar (multitasking).
Format : & nama-program
32. bc
Fungsi : Perintah bc dapat digunakan sebagai calculator.
Keterangan : Fasilias ini tida ada pada versi UNIX standar.
33. pr
Fungsi : Mencetak isi file ke printer.
Format : pr nama-file > /dev/lp0
34. write pemakai [tty]
Fungsi : Mengirim pesan ke pemakai yang sedang login.
Keterangan : Write akan membuat hubungan dari keyboard ke layar pemakai yang
ditentukan. Apa saja yang diketikkan dari keyboard akan tampak di layar
penerima.
35. mesg [pilihan]
Fungsi : Menolak pesan dari pemakai lain.
Keterangan : Anda dapat juga menolak pesan yang dikirim dengan memakai perintah
write. Perintah ini tidak dapat menolak ijin bagi super user untuk
mengirim pesan.
36. mail [penerima]
Fungsi : Mengirimkan dan membaca pesan berupa surat.
Keterangan : Mail adalah sebuah program pengiriman elektronik yang mengirimkan
pesan ke user lain atau membaca pesan dari user lainnya.
37. wall
Fungsi : Pengiriman pesan oleh super user.
Keterangan : Bagi super user, sistem operasi UNIX menyediakan pengiriman pesan
keseluruhan pemakai yang sedang log in saat itu dan perintah ini hanya
dapat dilakukan oleh super user.

Monday, August 12, 2019

KONFIGURASI DEBIAN FULL



KONFIGURASI ROUTER

1. Sebelum mulai pastikan menggunakan 2 adapter yaitu:
   *adapter1 = bridged adapter 
   *adapter2 = internal network

2. Jalankan debian, kemudian Setting IP dan interfaces pada debian
   masuk ke filenya : #nano /etc/network/interfaces
   
ganti tulisan :

allow-hotplug eth0
iface eth0 inet dhcp
   
menjadi :

auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.12.200
network 192.168.12.0
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.12.255
gateway 192.168.12.1

auto eth1
iface eth1 inet static
address 192.168.20.1
network 192.168.20.0
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.20.255


simpan dengan ctrl+x jawab Y enter

3. Seting Router : #nano /etc/rc.local
   
tuliskan pada baris di atas exit 0
iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -j MASQUERADE
simpan

4. Mengaktifkan IP Forwarding : #nano /etc/sysctl.conf
   cari tulisan : net.ipv4.ip_forward =1
   hilangkan tanda pagarnya lalu simpan

5. restart interface-nya : #/etc/init.d/networking restart

6. Jika OK berarti konfigurasi sudah benar, jika failed silakan cek ulang konfigurasi, salah tulis satu karakter bisa menyebkan error.


PENGECEKAN DI CLIENT

1. Pastikan konfigurasi adapter menggunakan mode internal network

2. Konfigurasi IP Addres secara manual
   IP Address : 192.168.20.2
   Subnetmask : 255.255.255.0
   Gateway : 192.168.20.1
   DNS 1 : 192.168.20.1
   DNS 2 : 8.8.8.8

3. Cek koneksi ke server
   a) ping 192.168.20.1 (ip eth1 debian)
   b) ping 192.168.12.200 (ip eth0 debian)
   c) ping 192.168.12.1 (ip server smk)
   d) ping 8.8.8.8 (ip dns google)

Jika hasil ping konek semua berarti konfigurasi Router berhasil. 




KONFIGURASI DNS SERVER

1. Aktifkan cd 1 dengan caara #apt-cdrom add

2. Lalu install build-essential (cek aktif nya cdrom di VB)
   #apt-get install build-essential

3. Lalu install bind9
   #apt-get install bind9

4. Seting DNS server, pindah directory bind
   #cd /etc/bind

5. Cek isi directory bind
   #ls

6. Copy db.127 dengan nama db.192
   #cp db.127 db.192

7. Copy db.local dengan nama db.sekolah
   #cp db.local db.sekolah

8. Jika ip yang digunakan 192.168.20.1
   masuk ke file named.conf.default-zones
   #nano named.conf.default-zones
   hanya sisakan 2 script, zone localhost dan zone 127,
   lalu edit sedikit

   zone "sekolah.sch.id" {
type master;
file "/etc/bind/db.sekolah";
   };

   zone "20.168.192.in-addr.arpa" {
type master;
file "/etc/bind/db.192";
   };

   lalu simpan

9. Masuk file db.192
   #nano db.192
   ganti tulisan localhost menjadi sekolah.sch.id.
   @ IN NS sekolah.sch.id.
   17 IN PTR sekolah.sch.id.
   17 IN PTR mail.sekolah.sch.id.
   simpan

10. Masuk file db.sekolah
    #nano db.sekolah
   ganti tulisan localhost menjadi sekolah.sch.id.
    @ IN NS sekolah.sch.id.
    @ IN A 192.168.20.1
    ns1 IN A 192.168.20.1
    www IN CNAME ns1
    mail IN A 192.168.20.1
   simpan

11. Masuk file named.conf.options
    #nano named.conf.options
    edit ada bagian forwarders dan isikan seperti berikut
forwarders {
192.168.20.1;
8.8.8.8;
};
    lalu simpan

12. Restart bind : #/etc/init.d/bind9 restart

13. Masuk ke nano resolv.conf
    #nano /etc/resolv.conf
    tuliskan 
      nameserver 192.168.20.1
     nameserver 8.8.8.8

14. Restart network : #/etc/init.d/networking restart
    Cek dns server dengan : #nslookup sekolah.sch.id
        nslookup 192.168.20.1
     hasilnya harus keluar nama domain server dan no ip dns nya

    Hubungkan dengan client
    
    Seting di client di windows 7
    seting ip dengan 

ip address : 192.168.20.2
    subnetmask : 255.255.255.0
    default gateway : 192.168.20.1

preferred DNS server : 192.168.20.1
lternate DNS server : 8.8.8.8

    ok, close, close,
    cek detail ip harus sesuai dengan client. 
    cek dari debian ping ip win
    cek dari win ping ip debian
    harus reply


KONFIGURASI DHCP SERVER

1. Masukan CD2, kemudian ketik #apt-cdrom add

2. Install packet dhcpnya
   #apt-get install isc-dhcp-server

3. Kemudian masuk ke file /etc/dhcp/dhcpd.conf
   #nano /etc/dhcp/dhcpd.conf
   cari tulisan "# A slightly...
   lalu edit hapus tanda pagar pada baris di bawahnya seperti berikut : 

    #A slightly different configuration for an internal subnet
    subnet 192.168.20.0 netmask 255.255.255.0 {
     range 192.168.20.1 192.168.20.200;
     option domain-name-server 192.168.20.1;
     option domain-name “sekolah.sch.id”;
     option routers 192.168.20.1;
     option broadcast-address 192.168.20.255;
     default-lease-time 21600;
     max-lease-time 21600;
    }

   lalu simpan

4. Kemudian masuk ke file /etc/default/isc-dhcp-server
   #nano /etc/default/isc-dhcp-server
   edit pada bagian paling bawah
    
    INTERFACES="eth1"

   lalu simpan

5. Restart dhcpnya : #/etc/init.d/isc-dhcp-server restart

6. Seting di client di windows
   seting ip dengan 
    Obtain an IP address automatically
    Obtain DNS server address automatically

7. Jika client mendapatkan IP otomatis dari server debiam berarti konfigurasi DHCP server telah berhasil.


KONFIGURASI WEB SERVER

1. Masukan CD1 #apt-cdrom add

2. Install packet apache2 dan php5
   #apt-get install apache2 php5

3. Pindah directory ke /etc/apache2/sites-available
   #cd /etc/apache2/sites-available

4. Lalu #ls untuk melihat isi directory

5. Kemudian copy file 000-default.conf menjadi site.conf
   #cp 000-default.conf site.conf

6. Lalu masuk ke site.conf
   #nano site.conf
   lalu edit pada bagian #ServerName www.example.com 
   hapus tanda pagar dan diganti seperti berikut
     
     ServerName sekolah.sch.id
     ServerAlias www.sekolah.sch.id
     ServerAdmin admin@sekolah.sch.id
     DocumentRoot /home/site/www

   simpan

7. Sekarang matikan file 000-default.conf dan hidupkan file site.conf
   #a2dissite 000-default
   #a2ensite site.conf

8. Masuk ke /etc/apache2/apache2.conf
   #nano /etc/apache2/apache2.conf
   lalu edit pada bagian
     <Directory /var/www/>
   menjadi
     <Directory /home/site/www/>
   lalu simpan

9. Pindah directory home
   #cd /home
   dan buat folder untuk folder www
   #mkdir site
   beri hak akses
   #chmod 777 site/

10. Pindah directory site
    #cd site
    dan buat folder untuk file index.html
    #mkdir www
    beri hak akses
    #chmod 777 www/

11. Buat file index.html
    #nano www/index.html
    lalu tulis script htmlnya
      <html>
      <head>
      <title> uji coba web server </title>
      </head>
      <body><font size="+5"><center><b>"SELAMAT DATANG DI WEB              SEKOLAH.SCH.ID"</b></center></font>
      </body>
      </html>

    lalu simpan

12. Restart apache2nya : 
    #/etc/init.d/apache2 restart

13. Uji coba client
    buka browser pada client dan tuliskan ip dnsnya : 192.168.20.1      atau domainnya : sekolah.sch.id


KONFIGURASI SSH

1. Install packet ssh
   #apt-get install ssh

2. Kemudian masuk ke /etc/ssh/sshd_config
   #nano /etc/ssh/sshd_config
   
   edit pada bagian Port dan PermitRootLogin
   pada bagian depan Port tambahkan #
   dan dibawahnya tulis Port 2222
   pada bagian PermitRootLogin di edit menjadi
   PermitRootLogin no
   
   lalu simpan

3. Lalu restart ssh : 
   #/etc/init.d/ssh restart


PENGECEKAN DI CLIENT

1. Install putty di client. (Putty download di www.putty.org)

2. Buka putty masukan ip 192.168.20.1 dan port 2222 lalu open

3. Akan muncul peringatan, pilih yes 

4. Login menggunakan user biasa, untuk pindah ke user root menggunakan perintah #su


KONFIGURASI NTP SERVER

1. Install packet ntpnya
   #apt-get install ntp

2. masuk ke /etc/ntp.conf
   #nano /etc/ntp.conf
   cari script dan beri tanda # pada kalimat server 0 sampai 3
server0.debian.pool.ntp.org
server1.debian.pool.ntp.org
server2.debian.pool.ntp.org
server3.debian.pool.ntp.org
   dan tambahka 2 script berikut di bawahya
server 127.127.1.0
fudge 127.127.1.0 stratum 1

3. Cari script restrict yang depannya ada tanda pagar dan hapus tanda #
Ganti dengan no network dan netmask yg eth ke klien

restrict 192.168.20.0 mask 255.255.255.0 nomodify notrap
  
   lalu simpan

4. Seting tanggal dan waktu pada debian
   #date --set 2018-08-17
   #date --set 10:00:00

5. Kemudian restart ntp
   #/etc/init.d/ntp restart

Seting pada client
1. klik kanan pada jam di desktop windows, pilih adjust date/time
2. pilih internet time -> change setting
3. masukan ip atau domain lalu klik update



KONFIGURASI MAIL SERVER

1. Scan cd 1 2 dan 3
   aktifkan di cd 3
   #apt-cdrom add

2. Install postfix, courier-pop dan courier-imap
   #apt-get install postfix courier-pop courier-imap
   berikut cara penginstallannya
postfix configuration Ok
general type of mail : Internet Site
isikan di system mail name : mail.sekolah.sch.id
create directories for web.based jawab No

3. Konfigurasi postfix
   #nano /etc/postfix/main.cf
   cari tulisan mailbox_command dan beri tanda # 
   tulis di bagian paling bawah home_mailbox = Maildir/

4. Restart postfix :
   #/etc/init.d/postfix restart

5. Buat direktori Maildir :
   #maildirmake /etc/skel/Maildir

6. Buat user baru untuk pengirim dan penerima
   #adduser user1
   lalu berikan password
   lalu yang lain di kosongi dan jika ada pertanyaan yang jawabannya y/n jawab y
   #adduser user2
   lalu berikan password
   lalu yang lain di kosongi dan jika ada pertanyaan yang jawabannya y/n jawab y
   #adduser user3
   lalu berikan password
   lalu yang lain di kosongi dan jika ada pertanyaan yang jawabannya y/n jawab y
   #adduser user4
   lalu berikan password
   lalu yang lain di kosongi dan jika ada pertanyaan yang jawabannya y/n jawab y



KONFIGURASI WEB MAIL

1. Install squirrelmail
   #apt-get install squirrelmail

2. Masuk ke /etc/apache2/apache2.conf
   #nano /etc/apache2/apache2.conf
   tambahkan tulisan di paling bawah

     Include "/etc/squirrelmail/apache.conf"

3. Restart apachenya 
   #/etc/init.d/apache2 restart

Uji coba di client
1. buka browser di klien ketikkan ip eth1/squirrelmail
   contoh :192.168.20.1/squirrelmail
   login dengan user dan password yang sudah di buat tadi.
2. pilih compose untuk membuat pesan baru:
to:user2
subject:kepada user2
tuliskan apa kabar user2
klik send