CROSSCOL

ISI CROSSCOL

Tuesday, November 21, 2023

RITME SIRKADIAN TUBUH MANUSIA

 👉 Apa itu RITME SIRKADIAN Tubuh?



Karena hampir semua konsep pengobatan ideal didasarkan pada SUNNAH NABI yang oleh para ahli dikemudian hari ternyata sesuai dengan Ritme Sirkadian tubuh manusia.

Ritme Sirkadian adalah pola alamiah tubuh manusia, yang berulang tiap 24 jam yang mempengaruhi siklus bangun - tidur, produksi hormon, suasana hati, energi & fungsi tubuh.

Adanya gangguan pada ritme sirkadian dapat memicu berbagai gangguan kondisi kesehatan seperti gangguan tidur, gangguan pencernaan, obesitas, diabetes, bahkan gangguan jiwa seperti stress, depresi, bipolar dsb

Ketika kita melawan ritme sirkadian pada tubuh sama saja seperti kita mencoba memporak porandakan sistem pertahanan tubuh, membuat tubuh menjadi lemah & mudah terkena penyakit. Pilihannya, kembalikan tubuh ke ritme sirkadiannya maka semua fungsi organ akan berangsur2 membaik & semua keluhan perlahan2 menghilang.


Mengenal Pola Ritme Sirkadian :

👉 Jam 04.00 - 12.00 = Fase Pembuangan.

Waktu pembuangan sisa metabolisme semalam, tubuh sedang bekerja keras melakukan proses bersih2. Itu sebabnya diwaktu2 ini sering terjadi :

- batuk2

- bersin2

- berkeringat

- BAB & BAK dll


Diantara waktu2 ini idealnya digunakan untuk :

- konsumsi asupan yg ringan cerna, menghidrasi sel tapi memiliki efek pencahar /diuretik (membantu mengeluarkan sisa metabolisme) pilihannya adalah madu & kurma/buah

- banyak gerak utk memperkaya Oksigen dlm darah sekaligus merangsang gerak peristaltik usus (olahraga, sholat dhuha dll)

- berjemur


👉 Jam 12.00 - 20.00 = Fase Pencernaan

Dimana semua enzym2 ditubuh sdh bangun dan siap mengolah berbagai makanan. Saat ini idealnya digunakan mengkonsumsi makanan yg mengandung nutrisi (Karbo, Prohe, Pronab, sayuran dll)

Kuncinya : 

- Dimana ada karbohidrat ataupun prohe wajib menyertakan ANTIOKSIDAN (sayuran)

- Nokimsin & Tidak Berlebihan

- Jangan langsung minum setelah makan (Beri jeda setengah jam sebelum makan & 1 jam setelah makan)

- Bagi yg sakit dg ciri lidah pahit, tidak dianjurkan mengkonsumsi PROHE dalam bentuk langsung, karena prohe termasuk berat cerna, tapi konsumsilah KALDU nya, insyaAllah lebih cepat diserap & bisa mempercepat penyembuhan

(selebihnya baca di postingan lalu ttg Petunjuk Nabi tentang Pola Makan, Minum, Gerak & Tidur)


👉 Jam 20.00 - 04.00 = Fase Metabolisme 2 arah

Sederhananya, tubuh menyerap & mendistribusikan zat2 baik keseluruh bagian tubuh, sekaligus mengeliminasi racun (zat sisa metabolisme) untuk didorong keluar /de-toksin. Tubuh butuh energi besar di fase ini.

Waktu2 ini idealnya digunakan utk mengistirahatkan total semua aktivitas ( TIDUR.) Agar prosesnya berhasil maksimal. 👈 selebihnya bisa dipelajari di postingan tentang LIVER

Perhatikan petunjuk-Nya dalam ayat berikut :

- “Allah yang menjadikan untuk kalian MALAM sebagai WAKTU ISTIRAHAT dan siang untuk berusaha......” (QS Al-Mu’min ayat 61)

- "Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum isya dan beliau tidak menyukai obrolan setelah isya,” (HR. Ahmad, no.19781 dan Ibn Khuzaimah, no.1339). 


Poinnya :

- STOP BEGADANG,

- Stop aktivitas mencerna diwaktu ini, tapi jangan skip makan malam karena saat metabolisme 2 arah, tubuh butuh energi besar. Lakukan makan malam sebelum waktu serap (paling lambat pukul 19:00)

- 1 jam sebelum tidur adalah waktu yg tepat utk minum antioksidan (jus detoks, jus sayur, rimpang, sanfermen dll - kondisional saja)


Nah, dari penjelasan2 diatas, gugurlah pendapat yang menyamakan pola makan HEWAN pemakan daging mentah (apalagi jeroannya) dengan pola makan MANUSIA normal, karena terlalu banyak perbedaan terkait morfologi, enzim, jam biologis, ritme sirkadiannya dsb.


Begitu juga dengan pendapat baiknya ber-OLAHRAGA MALAM hari juga terbantahkan dengan sendirinya.


Akhir kata, sungguh sangat mengena sekali Hadits berikut ini :

"Aku tinggalkan buat kalian dua hal, yang jika kalian pegang teguh kepada keduanya, niscaya kalian tidak akan tersesat selamanya, yaitu QURAN dan SUNNAH." (HR. Malik)

0 komentar:

Post a Comment