Kelebihan Menggunakan Load Balancing
1. Mengurangi Beban Server
Request data dari client tentu akan membuat server mengalami overload, bila terjadi overload server tersebut akan down dan tidak dapat diakses oleh client. Maka dari itu load balancing membagi beban request data dari client agar server berjalan lebih maksimal dalam menangani request data client.
2. Mempercepat Akses Layanan
Bila melakukan load balancing pada server maka layanan dari server tersebut akan lebih cepat diakses karena beban dari client ditangani oleh dua atau lebih server yang menyebabkan akses tersebut dapat ditangani tanpa memperlambat kinerja dari server.
3. Redudansi dan High-Availability (HA)
Jika terdapat 3 web server dan salah satunya mengalami kerusakan (down) maka 2 web server lain akan tetap menjaga website selalu berjalan dan dapat di akses oleh client, client tidak akan menyadari downtime apapun dari website tersebut.
4. Meminimalisir Waktu Down
Jika salah satu penyedia layanan atau server down, terdapat server lain yang menyediakan ketersediaan layannan setiap saat.
Kekurangan Menggunakan Load Balancing
- Biaya Pembangunan Infrastruktur Lebih Banyak. Dikarenakan diperlukan lebih dari satu link dan satu server / pemberi layanan.
- Jika Server Induk bermasalah maka server lain dibawahnya atau virtualnya akan bermasalah.
- Penempatan semua data dalam satu server akan menjadi target serangan virus, hacker, atau serangan cyber lainnya.