CROSSCOL

ISI CROSSCOL

SURYAONE multi solutions

Belajar berUsaha apa saja yang penting BERMANFAAT dan HALAL

SURYA bengkel komputer

Servis komputer/laptop dan Instalasi Jaringan. CP : 08572 555 2740

Mayta collection

Lapak SANDANGAN

DELAPAN solutions

Solusi desain dan cetak

berkualitas dan harga terjangkau

Bu Wiyarti Catering

Melayani pemesanan :

Nasi Tumpeng, Nasi Box, Arem-arem, Kue basah/kering, dll.

FAJAR - Furniture and Building Solutions

Melayani jasa :

Pembangunan/Renovasi Rumah, pembuatan furniture kayu, las listrik.

Tuesday, May 5, 2020

DNS SERVER



DNS merupakan singkatan dari Domain Name System yang merupakan sebuah sistim untuk menyimpan informasi tentang nama host atau nama domain dalam sebuah basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer yang menggunakan TCP/IP.

Fungsi DNS
Kegunaan dari DNS adalah untuk menerjemahkan sebuah nama domain ke bentuk ip address. Perlu kita ketahui sebenarnya pengalamatan pada jaringan komputer adalah menggunakan deretan angka biner yang biasa kita kenal dengan ip address. Pastinya, untuk dapat mendapatkan hasil yang maksimal dalam sebuah jaringan, kita membutuhkan networking hardware atau perangkat keras jaringan yang juga dapat diandalkan.

Untuk memudahkan dalam mengingat sebuah nama host biasanya kita membuat domain name sebagai contoh www.google.com nama tersebut di buat untuk membantu memudahkan pengguna mengingat alamat tersebut yang menggunakan alamat ip address 173.194.72.103

Nah, ketika kita menggunakan internet dan membuka alamat tersebut, biasanya kita hanya mengetikkan nama domain saja atau tidak menggunakan ip address, di sinilah peran DNS yaitu menerjemahkan domain www.google.com tersebut ke ip address 173.194.72.103 agar dapat di identifikasi di dalam jaringan.

DNS memberikan manfaat bagi pengguna dari kelebihan yang di milikinya seperti yang telah di singgung di atas, pengguna tidak perlu lagi mengingat ip address tapi cukup dengan mengingat host name saja, berikutnya DNS juga dapat konsisten karena sebuah IP address boleh berubah namun hostname yang di gunakan tidak akan berubah.


Cara Kerja DNS
DNS melakukan tugas sebagai interpreter atau menerjemahkan nama komputer ke bentuk biner ip address atau memetakan setiap nama komputer ke dalam bentuk ip address. Komputer yang meminta request di sebut juga dengan DNS client atau resolver sedangkan DSN penerjemah di kenal dengan DNS Server.

Resolver atau client akan mengirimkan request ke server berupa queries, kemudaian Name Server akan merespon dengan cara mengecek ke lokal databasenya, dan bila mana queri tidak di temukan maka Name Server akan menghubungi Name Server lainnya dengan mengirimkan queri sebelumnya, jika request tidak berhasil di tangani maka Name Server akan mengirimkan message failure kepada client.

Proses kerja di atas di sebut juga dengan forward lookup query dimana permintaan client di proses dengan cara memetakan nama komputer (host) ke bentuk IP address.




Sumber:

WEB SERVER




Pengertian Web Server
Server web atau yang dalam bahasa inggris disebut web server adalah perangkat lunak (software) dalam server yang berfungsi untuk menerima permintaan (request) berupa halaman web melalui protokol HTTP dan atau HTTPS dari klien yang lebih dikenal dengan nama browser, kemudian mengirimkan kembali (respon) hasil permintaan tersebut ke dalam bentuk halaman-halaman web yang pada umumnya berbentuk dokumen HTML.

Dari pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa web server merupakan pelayan (pemberi layanan) bagi web klien (browser) seperti Mozilla, Opera, Chrome, Safari, Internet Explorer, dan lain sebagainya, supaya browser dapat menampilkan halaman atau data yang Anda minta.


Fungsi Web Server
Fungsi utama dari web server adalah untuk melakukan atau mentransfer berkas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan sedemikian rupa. Halaman web yang diminta terdiri dari berkas teks, video, gambar, file dan banyak lagi.

Salah satu contoh dari Web Server adalah Apache. Apache (Apache Web Server – The HTTP Web Server) merupakan web server yang paling banyak dipergunakan di Internet. Program ini pertama kali didesain untuk sistem operasi lingkungan UNIX. Apache mempunyai program pendukung yang cukup banyak. Hal ini memberikan layanan yang cukup lengkap bagi penggunanya.

Beberapa dukungan Apache :
PHP (Personal Home Page/PHP Hypertext Processor)
Program dengan metode semacam CGI, yang memproses teks dan bekerja di server. Apache mendukung PHP dengan menempatkannya sebagai salah satu modulnya (mod_php).
Kontrol Akses
Kontrol ini dapat dijalankan berdasarkan nama host atau nomor IP CGI (Common Gateway Interface). Yang paling terkenal untuk digunakan adalah PERL (Practical Extraction and Report Language), didukung oleh Apache dengan menempatkannya sebagai modul (mod_perl)



Cara Kerja Web Server
Sederhananya tugas web server adalah untuk menerima permintaan dari klien dan mengirimkan kembali berkas yang diminta oleh klien tersebut. Perangkat lunak web server terdapat pada komputer server, dan di komputer ini pula data-data website tersimpan dengan rapih. Sama halnya dengan komputer klien, komputer server juga harus terhubung dengan jaringan internet untuk dapat diakses oleh klien.

Pada saat klien (browser) meminta data web page kepada server, maka instruksi permintaan data oleh browser tersebut akan dikemas di dalam TCP yang merupakan protokol transport dan dikirim ke alamat yang dalam hal ini merupakan protokol berikutnya yaitu HTTP dan atau HTTPS.

Data yang diminta dari browser ke web server disebut dengan HTTP request yang kemudian akan dicarikan oleh web server di dalam komputer server. Jika ditemukan, data tersebut akan dikemas oleh web server dalam TCP dan dikirim kembali ke browser untuk ditampilkan.

Nah, data yang dikirim dari server ke browser dikenal dengan HTTP response. Jika data yang diminta oleh browser tersebut ternyata tidak ditemukan oleh web server, maka web server akan menolak permintaan tersebut dan browser akan menampilkan notifikasi Page Not Found atau Error 404.

Meskipun proses atau cara kerja web server di atas sepertinya sangat rumit, tapi pada prakteknya proses tersebut berlangsung dengan sangat cepat. Anda bahkan bisa sampai tidak menyadari bahwa pada saat meminta suatu halaman web, ternyata hal itu membutuhkan proses yang sangat panjang sampai halaman tersebut dapat Anda lihat di browser.




Sumber:

Monday, May 4, 2020

FTP SERVER



Pengertian FTP
FTP atau File Transfer Protocol merupakan protokol internet yang digunakan untuk urusan pengiriman data dalam jaringan komputer, seperti upload dan download file yang dilakukan oleh FTP client dan FTP server. Layanan FTP bisa diatur menjadi FTP public, dimana semua orang bisa mengakses data-data yang ada di server FTP dengan mudah. Selain dapat diatur menjadi FTP public, layanan FTP ini juga bisa diatur agar tidak semua orang dapat mengakses data-data yang ada di server, jadi hanya pengguna terdaftar saja yang memiliki izin untuk mengakses data-data tersebut.

FTP berkerja menggunakan salah satu protokol yang dapat diandalkan untuk urusan komunikasi data antara client dan server, yaitu protokol TCP (yang menggunakan port nomor 21). Port 21 ini digunakan untuk mengirimkan command (perintah). Oleh karena port 21 dimaksudkan khusus untuk mengirimkan command, maka port ini sering juga disebut dengan nama command port. Dengan adanya protokol ini, antara client dan server dapat melakukan sesi komunikasi sebelum pengiriman data berlangsung.


Persyaratan untuk menggunakan FTP
1. Pada komputer pengguna sudah terinstall FTP Client, seperti misalnya FileZilla.
2. Pengguna memiliki cukup informasi tentang FTP server yang ingin terhubung dengan komputer. Informasi tersebut mencakup :

  • Alamat FTP Server, yang bentuknya mirip dengan alamat domain sebuah website. Alamat FTP Server biasanya diawali dengan kata ftp, misalnya saja : ftp.namadomain.com atau ftp://ftp.namadomain.com. Pada beberapa kasus, alamat FTP Server juga diberikan dalam bentuk IP address, seperti misalnya : 61.185.225.87.
  • Username dan password. Beberapa FTP server memang membiarkan para client mengakses data secara anonim, namun beberapa memerlukan inputan username dan password yang harus diketahui oleh client.



Perbedaan antara FTP client dan FTP server
FTP server merupakan server yang bertugas memberikan layanan pengiriman/ tukar menukar data kepada FTP client dengan syarat FTP client harus meminta (request) terlebih dahulu kepada FTP server. Sebuah FTP server dapat bekerja dengan koneksi aktif maupun pasif. Pada koneksi aktif, jika klien membuka sebuah port, maka server secara otomatis terkoneksi dengan aktif. Jika Anda terhubung dengan FTP server secara aktif, maka Anda perlu mengatur firewall untuk menerima koneksi ke sebuah port yang akan dibuka oleh FTP client. FTP server aktif biasanya menggunakan 20 port sebagai port datanya.


Sedangkan FTP client merupakan komputer/ perangkat yang meminta layanan tukar-menukar data kepada FTP server. Setelah terkoneksi dengan FTP server, FTP client dapat melakukan proses download, upload dan lain sebagainya sesuai dengan izin yang telah diberikan oleh FTP server sebelumnya. Kebanyakan FPT Client memilih untuk menggunakan koneksi pasif secara default, karena admin server menganggap hal tersebut lebih aman. Dengan menggunakan koneksi pasif, maka semua koneksi yang dimulai dari luar akan langsung terkena blok. Dengan mode pasif, FTP Client lah yang meminta server untuk membuat koneksi.


Contoh FTP client
  • coreFTP (Windows), 
  • FileZilla (Windows), 
  • cuteFTP(Windows),  
  • CyberDuck (Mac). 
Sebetulnya, FTP Client hanyalah aplikasi atau tool yang dapat digunakan untuk mengakses FTP. Terdapat tool lainnya yang dapat digunakan pula untuk mengakses FTP, diantaranya :
  • Web browser : Walaupun sebetulnya tidak begitu direkomendasikan, tapi sebetulnya Anda dapat menggunakan FTP pada sebagian besar web browser.
  • HTML Editor : Misalnya Adobe Dreamweaver yang dapat terhubung dengan FTP sehingga pengguna komputer dapat melakukan pengeditan website pada web server secara langsung.
  • File Explorer : Anda juga dapat mengakses FTP melalui File Explorer (atau Windows Explorer) dengan terlebih dahulu mengetikkan alamat FTP servernya.


Fungsi/Kelebihan FTP
  • Kita dapat melakukan pertukaran file antar komputer dengan mudah, walaupun file tersebut memiliki ukuran yang besar.
  • Bagi pemilik website, dengan adanya FTP, mereka dapat melakukan backup website mereka dengan mudah.
  • Kita dapat melakukan indirect maupun implicit remote computer.
  • FTP menyediakan transfer data yang reliabel dan efisien, karena setiap pengguna tidak memerlukan tahapan-tahapan yang rumit untuk memperoleh suatu file atau mentransfer suatu file.
  • FTP memfasilitasi tiap pengguna untuk melakukan transfer data secara dua arah. Artinya, jika FTP digunakan dalam sebuah perusahaan, maka setiap pemimpin perusahaan mampu mengirimkan file kepada karyawannya dan sebaliknya, dengan menggunakan server yang sama.
  • Progress perpindahan data tidak akan hilang walaupun sambungan terputus.
  • Transer data/file dapat dilakukan dengan mudah dan terorganisir.


Kelemahan/Kekurangan FTP
  • Sistem FTP sudah cukup tua, jika seseorang tidak memiliki background IT atau gaptek (orang yang belum familiar dengan dunia IT), akan sedikit sulit untuk menggunakannya.
  • Jika pengguna tidak begitu paham mengenai FTP, sangat mudah untuk menghapus keseluruhan data dengan sekali klik.
  • Tidak dapat mengubah kepemilikan dari suatu file.
  • Tidak begitu aman sebagai media transfer data karena tidak adanya enkripsi, kecuali jika menggunakan alternatif seperti SFTP.
  • Jika anda ingin memiliki FTP server sendiri, anda harus memiliki komputer server sendiri atau menyewa server dengan biaya yang tidak murah.


Cara Kerja FTP
Satu-satunya metode yang digunakan oleh FTP adalah metode autentikasi standar, dimana diperlukan username dan password untuk mengakses data-data yang ada pada FTP server. Pengguna yang terdaftar (memiliki username dan password) memiliki akses penuh pada beberapa direktori-direktori beserta file-file yang ada di dalamnya sehingga pengguna yang terdaftar tersebut dapat membuat, menyalin, memindahkan atau bahkan menghapus direktori-direktori tersebut.




Untuk cara kerjanya, secara umum terlebih dahulu FTP client harus meminta koneksi kepada FTP server, jika sudah terhubung dengan FTP server maka FTP client dapat melakukan pertukaran data seperti upload dan download data. FTP dapat bekerja dalam mode aktif dan mode pasif, yang menentukan bagaimana koneksi data terbentuk. Pada kedua mode, client membuat sebuah kontrol TCP dari port N menuju FTP server port 21.
  • Pada mode aktif, client mulai menyimak koneksi data yang datang dari server pada port M. Kemudian client mengirimkan FTP command port M untuk menginformasikan kepada server, port mana yang harus disimak. Serverk emudian menginisiasi channel data kepada client dari port 20/ port FTP server.
  • Dalam situasi ketika client berada di balik firewall dan tidak mampu menerima koneksi TCP yang datang, dapat digunakan pasif mode. Dalam mode tersebut, client menggunakan kontrol koneksi untuk mengirimkan perintah PASV kepada server, kemudian menerima alamat IP server, alamat server, dan nomor port server.


Alternatif untuk berbagai file
Selain FTP, ada beberapa aplikasi lain yang digunakan untuk berbagi atau transfer data, seperti Dropbox, Google Drive atau bisa juga menggunakan OneDrive. Antara FTP dan ketiga aplikasi tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, seperti :
  • Lalu lintas jaringan : FTP atau SFTP melakukan enkripsi terhadap lalu lintas jaringan menggunakan SSL/TLS/SSH, sementara ketiga aplikasi tersebut hanya dapat melakukan enkripsi menggunakan SSL/TLS.
  • Eksistensi file : Pada FTP, sebuah file tidak mungkin dihapus menggunakan komputer atau perangkat elektronik lainnya yang hilang. Sementara ketiga aplikasi tersebut, file dapat dihapus dari perangkat yang hilang dengan menggunakan penghapusan jarak jauh (remote delete).
  • Verifikasi dua langkah : Untuk FTP, perlu software pihak ketiga untuk melakukan verifikasi 2 langkah, sementara pada ketiga aplikasi tersebut ada yang sudah terdapat fitur verifikasi dua langkah dan bisa anda gunakan kapanpun tanpa perlu menginstal software pihak ketiga.
  • Server : Jika pada FTP server harus diamankan dan dirawat oleh ahli IT, pada ketiga aplikasi tersebut, pengguna tidak perlu memusingkan keamanan dan pemeliharaan server (semua sudah diatur oleh aplikasi yang bersangkutan).


Kesimpulan
Jadi FTP merupakan protokol yang digunakan untuk keperluan transfer/ tukar-menukar data antar komputer (client dan server), dimana dengan adanya FTP, kita bisa melakukan upload dan download file dengan mudah. FTP memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri dalam hal melakukan pertukaran data. Meskipun begitu, sampai saat ini masih banyak orang yang menggunakan FTP karena dianggap lebih reliabel dan efisien.




Sumber : 
http://wnunukindah.blogspot.com/search/label/%3F%20FTP

Thursday, April 9, 2020

FILE SERVER



Pengertian File Server
File Server adalah sebuah komputer terpasang ke jaringan yang memiliki tujuan utama menyediakan lokasi untuk akses disk berbagi, yaitu berbagi penyimpanan file computer (seperti dokumen, file suara, foto, video/film, gambar, database, dan lain-lain) yang dapat di akses oleh workstation yang melekat pada jaringan computer. File server biasanya ditemukan di sekolah-sekolah dan kantor-kantor dan jarang terlihat di penyedia layanan internet local dengan menggunakan LAN untuk menghubungkan computer client kita. File server bertugas mengontrol komunikasi dan informasi di antara node/komponen dalam suatu jaringan. Terlihat bahwa tugas file server sangat kompleks,file server juga harus menyimpan informasi dan membaginya secara cepat.


Macam-Macam File Server

Samba
Samba adalah protocol file sharing untuk menyaingi protocol yang telah ada yakni Novell`s IPX-Based. Samba server dapat mengganti posisi Novell server tanpa harus mengubah infrastruktur dari jaringan.

FTP Server
File Transfer Protocol (FTP) adalah suatu protocol yang berfungsi intuk tukar-menukar file dalam suatu network yang menggunakan TCP koneksi bukan UDP.
FTP server adalah suatu server yang menjalankan software yang berfungsi untuk memberikan layanan tukar-menukar file di mana server tersebut selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat permintaan (request) dari FTP client.
FTP client adalah komnputer yang me-request koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar menukar file.


Tujuan File Server
  • Untuk tujuan sharing data
  • Untuk menyediakan indirect atau implicit remote computer
  • Untuk menyediakan tempat penyimpanan bagi user
  • Untuk menyediakan transfer data yang reliable dan efisien.


Keuntungan File server
Fungsi dan manfaat file server adalah hematnya penggunaan resources atau sumber daya, khusunya media penyimpanan. Berbagi resource dalam jaringan untuk keperluan bersama seperti misalnya printer atau data dapat meningkatkan efektifitas kerja.

Cara Kerja File Server
File server biasanya menyediakan ruang untuk menyimpan dan mengambil dokumen sesuai kebutuhan. Sebuah file server sederhana dapat menjadi komputer biasa menyimpan file dan mengirimkannya melalui jaringan ketika diminta. File server dapat menjadi jaringan khusus attached storage (NAS) system yang berfungsi sebagai remote hard drive untuk computer lain.

Manfaat File Server
Manfaat utama dari file server adalah bahwa ia menyediakan ruang untuk menyimpan file. Beberapa file server bertindak sebagai repository atau cadanagan untuk data dalam sebuah perusahaan sementara yang lain bertindak sebagai tempat penyimpanan untuk streaming media melalui jaringan. File server juga menyediakan keamanan tambahan untuk file data penting.


Implementasi File Server
Sistem file server banyak digunakan di berbagai bidang, contohnya:
  • Bidang Industri. File server digunakan sebagai pusat sharing file seperti grand design dari sebuah produk sharing file.
  • Bidang Perkantoran. File server digunakan untuk mengatur lalu lintas file yang digunakan atau di share antara satu pihak ke pihak lain sesuai hak aksesnya.
  • Bidang Pustaka. File server yang digunakan untuk direktori file yang dapat dilihat maupun maupun di download oleh pengguna.



Aplikasi File Server Samba
Salah satu program yang mampu digunakan untuk menjembatani antara computer platfrorm windows dengan komputer platfrorm Linux yang cukup terkenal adalah Samba. Samba server untuk melayani permintaan pertukaran data antara mesin MS.windows dan Linux, samba juga di gunakan di system opersi Linux untuk melayani pemakaian data secara bersama-sama.

Dengan menggunakan program samba, maka tentunya dapat membuat mengkonfigurasi computer srerver dengan sejumlah client yang menggunakan system operasi windows dengan memiliki layanan:
  • File dan printer yang dapat di-share
  • Membantu pemakaian dari software browsing di jaringan neighborhood
  • Memberikan kepada masing-masing penggunan atau client autentikasi pada saaat login pada domain dan jaringan
  • Membantu serta memberikan name server resolution
  • Program samba biasanya dijalankan sebagai sebuah Deamon. Terdapat 2 aplikasi inti pada Daemon tersebut, di antaranya yaitu:


NMBD yaitu daemon yang menggunkan Wins yang dapat di gunkan untuk membantu setiap klien guna melakukan browsing pada jaringan neighbourhood.

SMBD yaitu sebuah Daemon yang memiliki layanan berbagai pakai printer dan file pada sebuah jaringan yang memakai protocol SMB.










REMOTE SERVER (Telnet & SSH)



Secara definisi, REMOTE SERVER adalah server yang anda akses sebagai bagian dari proses client tanpa membuka koneksi terpisah, berbeda, ataupun langsung.

Konsep Server Remote
Server Remote adalah sebuah server yang didedikasikan untuk menangani pengguna yang tidak pada LAN tapi membutuhkan  akses jarak jauh untuk itu. Remote akses server memungkinkan pengguna untuk mendapatkan akses ke file dan layanan cetak di LAN dari lokasi terpencil. Sebagai contoh, pengguna yang memanggil ke jaringan dari rumah menggunakan modem analog atau koneksi ISDN  akan mendial ke server akses remote. Setelah pengguna dikonfirmasi ia dapat mengakses drive dan printer bersama seolah-olah ia secara fisik terhubung ke LAN kantor.
Kita dapat menggunakan misalnya perintah telnet untuk login secara remote ke sistem lain pada jaringan kita. Sistem ini dapat berada di jaringan area lokal atau melalui koneksi internet. Telnet beroperasi seolah-olah kita sedang log in ke sistem lain dari remote terminal. Kita akan diminta untuk menggunakan nama login dan password. Akibatnya, kita login ke akun lain pada sistem lain. Bahkan,
jika kita memiliki akun di sistem lain, kita bisa menggunakan Telnet untuk masuk ke dalamnya.


Apa itu Telnet?
Telnet adalah suatu protokol client-server yang bisa memberikan akses remote (jarak jauh) untuk login komputer tertentu dalam sebuah jaringan. Telnet (biasa disingkat TN) ini juga bisa diartikan sebagai virtual atau emulasi terminal yang memakai protokol tersebut untuk tujuan yang sama yaitu mengakses komputer tujuan secara remote. Telnet biasanya dipakai untuk login ke komputer lain pada Internet. Selain itu, untuk mengakses berbagai macam layanan umum yang terhubung dengan jaringan internet, termasuk katalog perpustakaan dan database.


Cara Kerja Telnet
Telnet memberikan akses secara langsung ke berbagai macam layanan yang ada di Internet. Komputer/perangkat Anda sebagai host memang telah menyediakan layanan-layanan, namun jika ada layanan lain yang tidak tersedia, Anda bisa tetap menggunakannya lewat bantuan TN ini.

Teknologi ini memakai 2 jenis program, yaitu client dan server. Lalu bagaimana cara kerjanya? Akan ada 2 program yang berjalan. Dua program tersebut adalah software client yang beroperasi pada komputer. Komputernya merupakan pihak yang meminta suatu layanan. Sementara itu, software server berarti pihak yang menghasilkan layanannya.


Tugas yang dilakukan Client:

  • Client menghubungkan/membuat network antara TCP(Transfer Control Protocol) dengan server yang ada
  • Client lalu mendapat inputnya dari pihak user/pengguna
  • Cllient kemudian melakukan format ulang input dari user tersebut lalu mengubahnya ke bentuk  format yang standar. Barulah setelahnya melakukan pengiriman ke server
  • Client mendapat output dari server dengan format yang masih standar
  • Terakhir, Client akan ubah format output tersebut untuk ditampilkan di layar


Tugas yang dilakukan Server:

  • Server akan memberikan informasi kepada software jaringan bahwa komputer pengguna sudah siap untuk dikoneksikan
  • Server lalu menunggu permintaan dalam bentuk format yang standar
  • Server kemudian mengerjakan permintaan yang sudah disampaikan itu
  • Server akan kirimkan balik hasilnya ke ke client dengan bentuk format yang standar
  • Terakhir, server menunggu permintaan lainnya yang terkirim selama proses remote


Fungsi Telnet
Ada banyak fungsi dari teknologi ini sebenarnya dan penjelasannya kurang lebih sama dengan cara kerjanya. Namun inilah fungsi utama telnet, yaitu untuk mengakses sebuah komputer secara jarak jauh. Inilah yang biasa dikenali dengan istilah remote access. Jadi, telnet itu sendiri merupakan program yang memungkinkan komputer Anda untuk dijadikan terminal dari komputer lainnya pada internet. Layanan apa saja bisa dijalankan secara remote.

Kelebihan Telnet
Adapun kelebihan dari penggunaan teknologi ini adalah user interface yang tergolong ramah pengguna. Hasilnya akan bagus, Anda yang mengakses dari jauh seolah-olah sedang mengaskes dari dekat. Anda seolah-olah berhadapan langsung dengan komputer lain yang sedang digunakan untuk mengeksekusi command line yang diberikan.

Kekurangan Telnet
Sementara itu, kekurangan dari teknologi ini adalah pemakaian otentikasi NTLM tanpa enkripsi. Apa dampaknya? Hal ini sebenarnya rentan terkait aspek keamanan sistem. Ini memudahkan pencurian password yang biasa dilakukan oleh pihak yang disebut sniffers. Jika Anda menjadi administrator sistemnya, kami lebih menyarankan Anda untuk menggunakan SSH pada Linux dibanding Telnet Server dalam mengkonfigurasikan sistem Anda.


Perbedaan SSH dan Telnet

Keduanya memang sama-sama perintah, namun memiliki definisi yang cukup berbeda. Telnet seperti yang telah kami sampaikan sebelumnya, adalah protokol jaringan yang dipakai pada Internet atau Local Area Network dengan fungsinya memberikan fasilitas komunikasi berbasis teks, dan interaksi yang terjadi adalah dua arah dikoneksikan oleh virtual terminal. TN memang telah dikembangkan sejak tahun 1969 dan sudah distandarisasi sebagai IETF STD 8 (ini suatu standar internet awal-awal). Walaupun TN menjadi standar internet pertama, TN punya keterbatasan yang kami anggap sebagai risiko bagi keamanan perangkat dan jaringan.

Sedangkan SSH (Secure Shell) sendiri merupakan suatu protokol jaringan kriptografi yang menyediakan fasilitas komunikasi data yang cukup aman. SSH ini bisa memungkinkan pengguna untuk login antarmuka dengan baris perintah, perintah eksekusi dari jarak jauh, dan berbagai layanan jaringan yang lainnya.

SSH ini memakai metode public-key jenis cryptography dalam mengenkripsi komunikasi antara dua host yang ada, demikian juga dalam mengautentikasi pemakai. Dengan metode tersebut, Anda akan memerlukan 2 kunci berbeda yang dipakai nantinya untuk melakukan baik enkripsi maupun dekripsi. Dua kunci itu masing-masing disebut sebagai public key dan private key. Public key adalah kunci yang dipublikasikan ke orang lainnya. Sementara private key berarti kunci yang dirahasiakan, jadi hanya pengguna saja yang mengetahuinya. Masing-masing kunci diatas dapat dipakai dalam melakukan enkripsi maupun dekripsi.

Intinya, TN dan SSH adalah dua buah perintah yang berbeda. TN sebagai perintah eksekusi jarak jauh tanpa menggunakan enkripsi, sedangkan SSH merupakan perintah eksekusi jarak jauh dengan enkripsi. Dampaknya, teknologi SSH tersebut punya tingkat keamanan yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan teknologi dari TN. Walaupun memang teknologi TN sudah ditemukan sudah lebih dahulu dan menjadi standarisasi awal. Sehingga SSH bisa dianggap sebagai perkembangannya.


Cara Install Telnet di Windows 10

  • Silakan klik kanan pada simbol Windows (berada pada bagian pojok kiri bawah desktop Anda) dan cari “Control Panel” lalu klik/tap
  • Lalu pada “Category” di “Control Panel”, silakan klik “Programs”
  • Kemudian coba klik “Turn Windows features on or off”
  • Jika muncul Dialog Box di mana Anda dapat memilih extra features untuk diinstal, silakan centang kotak “Telnet Client”
  • Klik “OK”. Anda tak harus melakukan restart perangkat, langsung pakai saja Telnet-nya


Cara Menggunakan Telnet di Windows 10

  • Setelah Anda sudah aktifkan “Telnet Client” di tahapan instalasi yang sebelumnya kami paparkan, Anda dapat membuka Comand Prompt Anda
  • Lalu, masukkanlah perintah berikut: telnet [IP/host] [port] untuk menggunakan Prompt
  • Sementara, untuk pakai aplikasinya download dulu aplikasi pendukung lain semacam Xshell. Kemudian bukalah aplikasi Xshell Anda
  • Jika sudah buka Xshell, klik “File” lalu klik “New”
  • Lalu akan ada tampilan form, isi sesuai keperluan Anda. Protocol diisi dengan “TELNET” sementara Port diisi dengan “23”. Lalu klik “OK” jika sudah diisi
  • Kemudian klik “Connect” dan masukkanlah username dari Host dan password-nya. Host yang dimaksud adalah perangkat yang akan diakses secara remote/jarak jauh
  • Terakhir, silakan jalankan saja layanan apapun seperti yang Anda inginkan sebagai user



Telnet Command
Ada beberapa jenis command umum yang biasa dijalankan oleh TN. Berikut adalah beberapa diantaranya beserta fungsinya:

“close” – – – menutup koneksi yang sedang dijalankan
“logout” – – – membuat remote user keluar secara paksa dan menutup koneksinya
“display” – – – menampilkan operating parameters
“mode” – – – mencoba masukkan line/character mode(‘mode ?’ dsb)
“open” – – – mengkoneksikan ke situs/website
“quit” – – – keluar dari telnet exit
“send” – – – memasukkan special characters (‘send ?’ dsb)
“set” – – – menyiapkan/setting operating parameters (‘set ?’ dsb)
“unset” – – – melakukan unset operating parameters (‘unset ?’ dsb)
“status” – – – print informasi status
“toggle” – – – melakukan toggle operating parameters (‘toggle ?’ dsb)
“slc” – – – menyiapkan treatment bagi special characters
“z” – – – melakukan suspend pada telnet