CROSSCOL

ISI CROSSCOL

SURYAONE multi solutions

Belajar berUsaha apa saja yang penting BERMANFAAT dan HALAL

SURYA bengkel komputer

Servis komputer/laptop dan Instalasi Jaringan. CP : 08572 555 2740

Mayta collection

Lapak SANDANGAN

DELAPAN solutions

Solusi desain dan cetak

berkualitas dan harga terjangkau

Bu Wiyarti Catering

Melayani pemesanan :

Nasi Tumpeng, Nasi Box, Arem-arem, Kue basah/kering, dll.

FAJAR - Furniture and Building Solutions

Melayani jasa :

Pembangunan/Renovasi Rumah, pembuatan furniture kayu, las listrik.

Monday, March 4, 2024

KRIPTOGRAFI

 


Kriptografi adalah ilmu dan seni melindungi informasi dengan mengubahnya menjadi bentuk yang tidak dapat dibaca atau dimengerti oleh pihak yang tidak berwenang. Ada banyak teknik kriptografi yang berbeda, yang digunakan untuk mengamankan data dalam berbagai konteks. Berikut adalah beberapa teknik kriptografi yang umum digunakan:

  1. Enkripsi Simetris: Teknik di mana kunci yang sama digunakan baik untuk enkripsi maupun dekripsi. Contoh teknik ini termasuk AES (Advanced Encryption Standard) dan DES (Data Encryption Standard).
  2. Enkripsi Asimetris: Teknik di mana pasangan kunci publik dan kunci privat digunakan, di mana kunci publik digunakan untuk enkripsi dan kunci privat digunakan untuk dekripsi, atau sebaliknya. RSA adalah salah satu contoh enkripsi asimetris yang paling umum.
  3. Hashing: Teknik yang menghasilkan nilai hash unik dari data masukan. Nilai hash ini digunakan untuk verifikasi integritas data, dan tidak dapat diubah kembali menjadi data asli. Contoh algoritma hashing termasuk MD5, SHA-1, dan SHA-256.
  4. Fungsi Pemecahan Pesan (Message Digest Function): Serupa dengan hashing, tetapi umumnya digunakan untuk menghasilkan pesan kecil dengan panjang yang tetap, bukan hanya untuk verifikasi integritas data. Contoh teknik ini adalah HMAC (Hash-based Message Authentication Code).
  5. Tanda Tangan Digital: Teknik yang digunakan untuk mengotentikasi dan mengamankan dokumen atau pesan elektronik. Ini melibatkan penggunaan pasangan kunci publik dan kunci privat, di mana pengirim menggunakan kunci privat untuk membuat tanda tangan digital, dan penerima menggunakan kunci publik untuk memverifikasi tanda tangan. RSA juga dapat digunakan untuk tanda tangan digital.
  6. Steganografi: Teknik yang digunakan untuk menyembunyikan pesan rahasia di dalam media yang tampaknya biasa, seperti gambar atau audio. Ini berbeda dari enkripsi, di mana pesan rahasia tidak hanya diubah menjadi bentuk yang tidak dapat dimengerti, tetapi benar-benar disembunyikan.
Setiap teknik kriptografi memiliki kelebihan dan kelemahan sendiri, dan pemilihan teknik yang tepat harus mempertimbangkan kebutuhan keamanan, kinerja, dan konteks penggunaannya. Dalam praktiknya, seringkali kombinasi dari beberapa teknik kriptografi yang digunakan untuk mencapai tingkat keamanan yang optimal.


PERINTAH DASAR LINUX



Perintah-perintah (command) dasar di GNU/Linux di jalankan di suatu terminal shell yang biasa disebut TERMINAL atau CONSOLE. Terminal atau console ini dikenal dengan istilah command line interface (CLI) yang bisa diaktifkan dengan cara klik menu Applications -Accessories - Terminal. Juga bisa menggunakan kombinasi tombol ctrl+alt+T untuk memanggi TERMINAL.




Selain itu bisa juga dengan bekerja diconsole murni dengan menakan kombinasi tombol ctrl+alt+F1 dimana F1 bisa diganti sampai F6.


Untuk kembali ke mode Grafical User Interface (GUI) tekan ctrl+alt+F7.



========================================================
Berikut beberapa command yang umum terdapat di setiap distribusi GNU/Linux khususnya distribusi DEBIAN.

$login
Untuk masuk ke dalam sistem.

$who
Untuk mengetahui daftar user/pemakai yang sedang aktif (login).

$finger
Finger mempunyai kegunaan hampir sama dengan who, hanya saja finger menyediakan informasi identitas user yang lebih lengkap dari who.

$logout / $exit
Untuk keluar dari sistem atau mengakhiri satu sesi login .

$whoami
Untuk mengetahui user siapa yang digunakan sedang login di suatu komputer/terminal.

$date
Menunjukkan atau mengatur tanggal.

$cal
Mencetak kalender mulai tahun 0000 s/d 9999.

$ls
Menampilkan daftar file dalam directori aktif.
------------------------------------------------------------------
Option-option yang disediakan :
-a  : Tampilkan semua file di directory termasuk isian.
-o : Tampilkan hanya nama directory
-g  : Cetak ID kelompok hanya untuk bentuk panjang
-I  : Cetak nomor untuk setiap pemakai
-l  : Tampilkan seluruh file secara lengkap
-o  : Cetak ID pemakai (bila pemakai –1)
-r  : Ubah urutan pengaturan nama file yang telah disusun
-t  : Atur nama file berdasarkan waktu modifikasi terakhir
-o :  Atur nama file berdasarkan waktu akses terakhir.
------------------------------------------------------------------

#chmod
Mengubah permission suatu direktori/file.
Format : chmod 777 nama_file

$clear
Bersihkan layar, atau bisa juga tekan kombinasi tombol ctrl+D

$cp
Menggandakan file
------------------------------------------------------------------
Format 1: $cp fileA fileB
Menggandakan fileA menjadi dua dengan nama file Adan fileB di lokasi yang sama
Format 2 : $cp fileC /home/surya
Menggandakan fileC ke direktori surya dengan nama file yang sama
------------------------------------------------------------------

$rm
Menghapus file
Format : rm nama-file

17. mv
Fungsi : Memindahkan letak suatu file atau bisa juga buat rename nama file.
Format :
$ mv file1 file2    Renama file1 menjadi file2  →
$ mv coba3 /home/syarif/nsmail   Memindahkan file coba3 ke direktori lain →
Keterangan : mv akan memindahkan satu file ke file lain atau memindahkan satu file
atau lebih, ke sebuah direktori.
18. cat
Fungsi : Menampilkan isi sebuah file (sama dengan perintah TYPE pada DOS). Cat
berfungsi untuk mencetak ke layar monitor isi dari sebuah file text. Jika
file dililihat menggunakan perintah ini bukan file text maka akan keluar
karakterkarakter aneh pada layar.. Untuk menghindari tercetaknya
karakter-karakter aneh tersebut dapat digunakan perintah cat –v.19. more
Fungsi : Menampilkan isi text file per layar.
Format : more nama-file
Keterangan : Dengan perintah ini isi file dapat ditampilkan perlayar sehingga dapat
diperiksa secara detail. Tekan spasi untuk melihat isi file di layar
berikutnya.
20. history
Fungsi : Menampilkan perintah-perintah yang telah digunakan sebelumnya.
Format : history
21. wc
Fungsi : Menghitung jumlah kata, jumlah baris dan jumlah karakter dalam suatu
file .
Format : wc nama-file
22. man
Fungsi : Singkatan dari manual yaitu untuk menampilkan halaman manual untuk
semua perintah UNIX. Perintah ini sangat bermanfaat bagi setiap
pemakai UNIX karena dapat membantu mengingat kembali perintah-
perintah UNIX.
Format : man nama-perintah
23. grep
Fungsi : Mencari isi suatu file di sembarang directori.
Format : grep –n ‘nama-file’ di-direktori
Keterangan : Perintah grep akan mencari suatu variable dalam suatu baris tertentu, di
dalam sembarang direktori pada semua file. Grep sangat berguna untuk
menemukan kata tertentu dalam beberapa dokumen atau mencari
adanya sebuah variable dalam sekelompok program.
Misalnya : grep –n ‘shutdown’ /etc/*.
24. mkdir
Fungsi : Membuat direktori.
Format : mkdir nama-direktori
~$ mkdir coba1 coba2 coba3 (membuat 3 direktori sekaligus)
Keterangan : Di DOS peritahnya adalah MD (make directory)
25. rmdir
Fungsi : Menghapus direktori yang kosong .
Format : rmdir nama-direktori
~$ rmdir coba1 coba2 coba3 (menghapus 3 direktori sekaligus)
Jika directori yang dihapus tidak ada maka akan ditampilkan pesan.
Keterangan : Di DOS peritahnya adalah RD (remove directory).
26. pwd
Fungsi : Menunjukkan direktori aktif.
Format : pwd
27. cd
Fungsi : Masuk kelokasi direktori tertentu.
Format : cd path-direktori
Contoh :
~$ cd /etc , maka akan pindah ke direktori etc
28. adduser
Fungsi : Menambahkan user baru disistem.
Format : adduser nama-user
29. ps
Fungsi : Digunakan untuk memonitoring informasi tentang proses yang aktif
dalam sistem UNIX.
Format : ps -aux30. kill
Fungsi : Digunakan untuk menghentikan proses yang sedang berjalan.
Format : kill id-proses
Keterangan : Id proses dapat dilihat pada kolom PID pada keluaran perintah ps -aux
diatas.
31. &
Fungsi : Menjalankan program di belakang layar (multitasking).
Format : & nama-program
32. bc
Fungsi : Perintah bc dapat digunakan sebagai calculator.
Keterangan : Fasilias ini tida ada pada versi UNIX standar.
33. pr
Fungsi : Mencetak isi file ke printer.
Format : pr nama-file > /dev/lp0
34. write pemakai [tty]
Fungsi : Mengirim pesan ke pemakai yang sedang login.
Keterangan : Write akan membuat hubungan dari keyboard ke layar pemakai yang
ditentukan. Apa saja yang diketikkan dari keyboard akan tampak di layar
penerima.
35. mesg [pilihan]
Fungsi : Menolak pesan dari pemakai lain.
Keterangan : Anda dapat juga menolak pesan yang dikirim dengan memakai perintah
write. Perintah ini tidak dapat menolak ijin bagi super user untuk
mengirim pesan.
36. mail [penerima]
Fungsi : Mengirimkan dan membaca pesan berupa surat.
Keterangan : Mail adalah sebuah program pengiriman elektronik yang mengirimkan
pesan ke user lain atau membaca pesan dari user lainnya.
37. wall
Fungsi : Pengiriman pesan oleh super user.
Keterangan : Bagi super user, sistem operasi UNIX menyediakan pengiriman pesan
keseluruhan pemakai yang sedang log in saat itu dan perintah ini hanya
dapat dilakukan oleh super user.

Monday, February 5, 2024

BERAWAL DARI SATU - Mini 4WD - TAMIYA

 



Saat pandemi Covid-19 melanda, mencari hobi baru untuk mengisi kesibukan di kala itu.



*Coba pasang video

Tuesday, January 23, 2024

METODE LOAD BALANCING




Jika membicarakan terkait cara kerja algoritmanya, load balancing memiliki beberapa prosedur dalam mengoperasikan sistem pembagian beban trafik, di antaranya:


1. Round Robin

Round robin merupakan cara kerja load balancing paling sederhana dan banyak digunakan. Metode ini menyalurkan beban secara berurutan dari server satu ke server lainnya, sehingga menciptakan sistem putaran atau rotasi.

Misalkan, jika perusahaan kamu mempunyai tiga server, maka permintaan pelanggan pertama akan disalurkan ke server satu terlebih dahulu. Lalu, permintaan kedua diberikan pada server dua, dan begitu seterusnya.


2. Ratio

Seperti namanya, metode ini memungkinkan pendistribusian beban server berdasar atas jumlah rasio yang ada pada server terkait. Sehingga, semakin besar rasio milik suatu server, maka semakin banyak pula penyaluran beban terhadap server tersebut.


3. IP Hash

Ada pula metode IP Hash, dimana penyaluran permintaan akses ke suatu server ditentukan berdasar data terkait incoming packet atau IP, mulai dari port number, alamat IP destinasi, domain, atau URL. Bisa dibilang, IP tersebutlah yang menentukan ke server mana permintaan data tersebut diberikan.


4. Least Connection

Metode lainnya dari load balancing adalah least connection, yaitu penyaluran beban trafik berdasar server dengan jumlah koneksi paling sedikit dari seluruh server yang ada. Artinya, metode least connection akan membaca beban setiap server guna menghindari overload.


5. Least Bandwidth

Selain itu, ada juga metode least bandwidth, yakni pendistribusian beban trafik berdasar server dengan jumlah jaringan paling kecil pada ukuran megabit per detik (Mbps). Dalam hal ini, load balancer akan menyalurkan permintaan pelanggan ke server yang memiliki trafik Mbps terendah.


6. Fastest Response Time

Metode terakhir dari load balancing adalah fastest response time. Pada sistem ini, load balancer akan membagikan trafik kepada suatu server dengan jaringan paling cepat dalam menanggapi permintaan perangkat.





Sumber : 

https://www.jagoanhosting.com/blog/load-balancing-adalah/

Wednesday, January 10, 2024

MENGGABUNGKAN DUA SUMBER INTERNET (LOAD BALANCING)

 


MENGGABUNGKAN DUA SUMBER INTERNET MENGGUNAKAN MIKROTIK ROUTER BOARD

Sekarang semakin banyak penggunaan akses internet. Kadang tak cukup satu sumber internet untuk kebutuhan akses. Dan pentingnya memiliki beberapa sumber internet adalah sebagai cadangan atau backup ketika salah satu sumber internet putus atau disconnect.

Target konfigurasi kali ini adalah :
  1. Kecepatan akses dua sumber internet menjadi satu 15Mb (jumlah 5Mb + 10Mb)
  2. Jika sumber ISP1 off, client masih terkoneksi dengan sumber internet ISP2 (10Mb)
  3. Jika sumber ISP2 off, client masih terkoneksi dengan sumber internet ISP1 (5Mb)


KETENTUAN NETWORK

NETWORK ISP1   : 192.168.100.0/24
GATEWAY ISP1    : 192.168.100.1

NETWORK ISP2   : 192.168.200.0/24
GATEWAY ISP2    : 192.168.200.1



KONFIGURASI INTERFACE




KONFIGURASI NAT


/ip firewall nat
add action=masquerade chain=srcnat out-interface=ether1_ISP1
add action=masquerade chain=srcnat out-interface=ether2_ISP2


KONFIGURASI MANGLE


Mangle 0 :
Chain = input
In. Interface = ether1_ISP1
Action = mark connection
New Connection Mark = ISP1CON

Mangle 1 :
Chain = input
In. Interface = ether2_ISP2
Action = mark connection
New Connection Mark = ISP2CON

Mangle 2 :
Chain = output
Connection Mark = ISP1CON
Action = mark routing
New Rounting Mark = ISP1

Mangle 3 :
Chain = output
Connection Mark = ISP2CON
Action = mark routing
New Rounting Mark = ISP2


/ip firewall mangle
add action=mark-connection chain=input in-interface=ether1_ISP1 \
    new-connection-mark=ISP1CON passthrough=yes
add action=mark-connection chain=input in-interface=ether2_ISP2 \
    new-connection-mark=ISP2CON passthrough=yes
add action=mark-routing chain=output connection-mark=ISP1CON \
    new-routing-mark=ISP1 passthrough=yes
add action=mark-routing chain=output connection-mark=ISP2CON \
    new-routing-mark=ISP2 passthrough=yes


KONFIGURASI ROUTE





/ip route
add check-gateway=ping distance=1 gateway=192.168.100.1 routing-mark=ISP1
add check-gateway=ping distance=1 gateway=192.168.200.1 routing-mark=ISP2
add distance=1 gateway=192.168.100.1,192.168.200.1

SPEEDTEST