CROSSCOL

ISI CROSSCOL

SURYAONE multi solutions

Belajar berUsaha apa saja yang penting BERMANFAAT dan HALAL

SURYA bengkel komputer

Servis komputer/laptop dan Instalasi Jaringan. CP : 08572 555 2740

Mayta collection

Lapak SANDANGAN

DELAPAN solutions

Solusi desain dan cetak

berkualitas dan harga terjangkau

Bu Wiyarti Catering

Melayani pemesanan :

Nasi Tumpeng, Nasi Box, Arem-arem, Kue basah/kering, dll.

FAJAR - Furniture and Building Solutions

Melayani jasa :

Pembangunan/Renovasi Rumah, pembuatan furniture kayu, las listrik.

Wednesday, June 26, 2019

TIPS MERAWAT LAPTOP





Hampir setiap saat kita menggunakan laptop untuk mengerjakan berbagai tugas seperti tugas sekolah maupun tugas kantor. Sebagian orang sering mengeluhkan mengapa laptop mereka rusak. Mereka hanya bisa menggunakan laptop mereka tanpa tahu cara merawat laptop tersebut. Untuk itu, sangat disarankan bagi Anda untuk membaca artikel ini.

Tujuannya supaya Anda dapat merawat laptop Anda dan laptop Anda pun tidak mudah rusak sehingga bisa digunakan dalam waktu yang lama. 


Bagaimana cara merawat laptop dengan baik ?


1. JANGAN DIPAKAI DIATAS KASUR


Menggunakan laptop diatas kasur dapat menghambat sirkulasi udara di dalam laptop. Akibatnya hardware dalam laptop akan terlalu panas (overheat). 


2. JAUHKAN DARI BENDA YANG BASAH / CAIR


Laptop itu barang elektronik. Jadi ya sangat anti dengan yang namanya air, terlebih pada air yang mengandung mineral yang dapat menyebabkan korosi. Kalau tingkat korosinya banyak, laptop Anda akan rusak dan sulit diperbaiki.


3. MENARUH BARANG DI ATAS LAPTOP
Menaruh barang diatas laptop (dalam keadaan tertutup). Mulai dari tumpukan kertas, buku, tablet, dll. Kemungkinan besar dapat menyebabkan kerusakan pada layarnya.


4. MEMBERSIHKAN BAGIAN LUAR LAPTOP SECARA RUTIN



Bersih-bersih adalah hal yang penting dan harus dilakukan secara rutin. Membersihkan laptop dilakukan pada bagian luar dan dalamnya. Kalau di bagian luar, bisa dilakukan dengan membersihkan debu-debu yang menempel di casing dan di sela-sela tombol keyboard. 

Bisa menggunakan kuas, lap kering, penyedot debu mini.


5. MEMBERSIHKAN BAGIAN DALAM LAPTOP


Seiring waktu penggunaan laptop, bagian dalam laptop tak luput dari penumpukan kotoran/debu.

Debu yang terlalu menumpuk pada bagian kipas bisa mengganggu proses pendinginan komponen dan meyebabkan overheat.


6. JANGAN LANGSUNG MENUTUP LAYAR SETELAH MEMATIKAN LAPTOP
Jangan langsung menutup layar LCD setelah dimatikan dan pada saat menyala, terutama setelah pemakaian yang lama (dalam keadaan suhu laptop masih panas)

Ketika laptop baru dimatikan, maka panas yang dihasilkan dari laptop tersebut baru belum hilang dan jika kita langsung menutup layar laptop setelah mematikan laptop tanpa ada jeda waktu, maka ditakutkan panasnya akan membakar layar laptop secara kecil dan perlahan.


7. GUNAKAN COOLING PAD / VACUUM COOLER




Apapun yang berhubungan sama listrik pasti ada kenaikan suhu. Begitupun dengan laptop. Jika laptop dipakai dalam waktu yang cukup lama, bagian hardware laptop  akan mulai memanas. Semakin lama semakin panas. 

Semakin lama dalam keadaan panas maka akan dapat memperboros batre dan dapat merusak hardware laptop lainya.

Untuk menghindari hal tersebut kita dapat menggunakan COOLING PAD atau VACUUM COOLER untuk menurunkan suhu laptop.


8. HINDARI PEMAKAIAN SAMBIL CHARGING
Ini yang paling sering dilakukan oleh sebagian besar orang saat kerja(termasuk saya). Lagi enak-enak kerja, eh daya baterainya habis. Ya sudah, ambil charger, colok, lanjutin kerja. Kebiasaan yang seperti ini dapat berakibat buruk untuk baterai laptop.




Semua barang elektronik ada durasi pemakaiannya. Sama seperti baterai laptop, dia juga punya durasi pemakaian. Semakin sering dia dipakai berarti durasinya semakin banyak berkurang. Apalagi digunakan dengan cara yang tidak sewajarnya.

Batre sudah mau habis (yang semestinya dicharging dalam keadaan mati) tapi tetap dipaksa dicharging sambil digunakan.



9. MEMATIKAN LAPTOP DENGAN BENAR
Mungkin karena terburu-buru, kita mematikan laptop secara tidak normal. Langsung menekan lama tombol power-nya hingga mati. Hal ini akan berakibat buruk bagi komponen hardware laptop.


Hardware yang paling rentan rusak dalam masalah seperti ini adalah harddisk dan prosesor-nya. 

Harddisk yang berputar saat laptop nyala tiba-tiba dimatikan dengan paksa/mendadak bisa menyebabkan kerusakan pada harddisk. 

Kalau sampai prosesornya kena berarti diambang hidup dan mati. Kalau prosesor-nya rusak, tidak akan bisa diperbaiki lagi.


10. INSTALL SOFTWARE YANG DIPERLUKAN SAJA
Install software yang tidak terlalu penting. Dipakai cuma sekali saja, setelah proses instalasi. Setelah itu tidak pernah dipakai lagi, atau bahkan lupa.

Hal tersebut tentunya membuang-buang kapasitas penyimpanan laptop kita. Untuk beberapa software yang selalu bekerja di background akan menggunakan memmory RAM yang berefek semakin memperlambat kinerja laptop kita.


11. ANTIVIRUS YANG RUTIN DIPERBARUI


Antivirus berguna untuk melindungi komputer dari virus dan malware yang dapat merusak system komputer atau data kita. Jangan lupa selalu update/memperbarui versi antivirus yang kita pakai. Sehingga dapat mendeteksi virus-virus yang baru juga.


12. JANGAN BROWSING DAN DOWNLOAD SEMBARANGAN
Virus dan malware yang ada di komputer itu sebagian besar berasal dari situs-situs tidak jelas yang kita akses. Situs akan melakukan transfer file (virus) ke komputer pengunjungnya secara tidak kasat mata. 

Ada virus yang mengunci dan menjadikan semua file sebagai tawanan dan meminta sejumlah uang kalau ingin dibuka kuncinya.


Sekian tips merawat komputer. Semoga bermanfaat.



Sumber : 
https://makinrajin.com/blog/cara-merawat-laptop/

Monday, March 11, 2019

LAPTOP SULIT NYALA SAAT PAGI


#sharing
Awalnya ada servisan laptop masuk dengan keluhan LAPTOP TIDAK BISA NYALA. Setelah kami cek ternyata ada part bagian IC Power yang bermasalah. Setelah ganti alhamdulillah laptop sudah normal lagi.

Di hari selanjutnya, pagi hari tepatnya, laptop tersebut hanya nyala lampu indikator powernya tapi layar mati/ tidak ada tampilan. Kami cobo bongkar lagi, cek sana sini, coba ini itu, apakah IC powernya bermasalah lagi. HIngga hampir satu bulan kami minta bantuan teman-teman teknisi lainnya tapi juga belum ketemu masalahnya.


Kondisi laptop pada saat itu:
*Ketika pagi hari / pertama kali laptop dinyalakan pasti hanya lampu indikator powernya yang menyala dan tidak ada tampilan apapun dilayar. Saat seperti itu harus TEKAN TOMBOL POWER LAMA SAMPAI LAMPU INDIKATOR POWER MATI kemudian TEKAN TOMBOL POWER LAGI. Komputer akan nyala normal.
*Untuk kali ke-dua dan seterusnya laptop akan bisa dinyalakan secara normal dengan satu kali tekan saja.

itu berulang untuk hari selanjutnya atau dengan kata lain harus menekan tower 3x saat pertama dinyalakan pada setiap harinya.
1. untuk penyalakan yg pertama yg pasti layar blank
2. tekan lama untuk mematikan paksa laptop
3. untuk menyalakan untuk yang kedua kalinya (bisa nyala normal)

Hingga suatu hari kami memutuskan untuk menyerah, kmudian kita rakit lagi laptop ini.
Berharap client menerima kondisi ini ^_^

Pagi harinya sebelum laptop saya kembalikan ke client saya nyalakan laptopnya. seperti biasa harus 3x tekan tombol power. Saya baru memperhatikan tulisan di pojok kiri bawah ketika komputer dinyalakan. Ada PERBEDAAN untuk nyala yang pertamakali dan nyala selanjutnya.

Ketika pertama kali nyala muncul pilihan "F2 to SETUP, F10 Boot Option dll"
untuk kedua dan seterusnya hanya muncul tulisan "resuming hibernation" 

dari situlah saya baru sadar kalau laptop ini TERJEBAK DALAM MODE HIBERNASI (TIDUR PANJANG) yang SUSAH DIBANGUNKAN SAAT PAGI HARI.. hehehe..

Saya coba cari setingan hibernasi atupun power off tapi tidak ada hasil.
Kemudian saya masuk ke forum teknisi komputer dan tanya disana. Dan admin forum FB tersebut yg langsung jawab dan memberi solusi :


  • Run CMD as administrator 
  • Lalu ketik PowerCFG -h Off
  • Tekan Enter
  • Kemudian Turn off komputer tsbt dan kmudian nyalakan kembali.
Ketika saya nyalakan ulang, komputer tersebut menampilkan "F2 to SETUP, F10 Boot Option dll" yang artinya komputer sudah berhasil shutdown secara normal bukan lagi hibernate.

Sebenarnya kalau posisi hibernate dan juga sleep itu komputer akan lebih terasa cepat bootingnya dibanding benar-benar menyalakan setelah posisi shutdown. Tapi kalau diawal/pagi harus selalu dengan cara mematikan paksa komputer kayaknya juga ga baik untuk kesehatan komputer tersebut.

Cukup sekian. Terimakasih. Semoga bermanfaat.

Wednesday, February 27, 2019

DYNAMIC IP Address & STATIC IP Address



Ada 2 jenis IP berdasar persistensi ip tersebut menempel di perangkat komputer, yaitu IP Static dan IP Dynamic. (tidak peduli apakah IP Public atau IP private)

Dynamic IP Address
Disebut IP Dynamic / dinamis karena IP yang didapat perangkat komputer akan berganti setiap kalo perangkat komputer direstart, seperti IP Address yang didapat modem speedy, akan berubah setiap kali modem direstart. dan IP yang kita dapat pada saat kita konek ke hotspot. IP dinamik tidak memerlukan settingan manual karena IP akan otomatis dialokasikan oleh Router(DHCP Server) ke perangkat yang terhubung ke perangkat komputer yang terhubung ke jaringan.

Static IP Address
Static IP atau ip statis adalah ip yang dipasang secara manual atau  IP yang dialokasikan khusus oleh router untuk suatu perangkat komputer (router,tablet,smartphone,smart device dll),sehingga ketika perangkat direstart IP tidak berubah.

IP static atau dinamic bisa disetting dengan protocol DHCP, walaupun DHCP router bisa memberi IP statis kepada perangkat komputer berdasarkan mac address . Jadi ip static adalah ip yang tidak berubah walau perangkat direstart, bukan hanya ip yang disetting manual pada perangkat kompiuter saja.

IP ADDRESS VERSI 4 (IPv4)


IP Address versi 4 terdiri atas 4 oktet, nilai 1 oktet adalah 255. Karena ada 4 oktet maka jumlah IP Address yang tersedia adalah 255 x 255 x 255 x 255. IP Address sebanyak ini harus dibagi-bagikan keseluruh pengguna jaringan internet di seluruh dunia. Untuk mempermudah proses pembagiannya, IP Address harus dikelompokan dalam kelas-kelas.

IP Address dikelompokan dalam lima kelas, yaitu kelas A, B, C, D, dan E. Perbedaannya terletak pada ukuran dan jumlah. IP Address kelas A jaringan. IP Address Kelas B digunakan untuk jaringan berukuran besar dan sedang. IP Address Kelas C untuk pembagian jaringan yang banyak, namun masing-masing jaringan memiliki anggota yang sedikit. IP Address Kelas D dan E juga didefinisikan, tetapi tidak digunakan dalam penggunaan normal, kelas D diperuntukan bagi jaringan multicast, dan E untuk Eksperimental.

Pembagian kelas-kelas IP Address didasarkan pada dua hal, yaitu Network ID dan Host ID dari suatu IP Address Setiap IP Address selalu merupakan pasangan network ID (Identitas Jaringan) dan Host ID (Indentitas Host dalam suatu jaringan). Masing-masing komputer atau router di suatu jaringan Host ID nya harus unik dan harus berbeda dengan komputer yang lain.



KELAS A
Format : 0nnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh.hhhhhhhh (n = Net ID, h = Host ID)
Bit Pertama : 0
Panjang Net ID : 8 bit (1 oktet)
Panjang Host ID : 24 bit (3 oktet)
Oktet pertama : 0 – 127
Range IP Address : 1.xxx.xxx.xxx.sampai 126.xxx.xxx.xxx (0 dan 127 dicadangkan)
Jumlah Network : 126
Jumlah IP Address : 16.777.214

IP kelas A untuk sedikit jaringan dengan host yang sangat banyak. cara membaca IP Address kelas A misalnya 113.46.5.6 ialah Network ID :113, Host ID = 46.5.6


KELAS B
Format : 10nnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh (n = Net ID, h = Host ID)
2 bit pertama : 10
Panjang Net ID : 16 bit (2 oktet)
Panjang Host ID : 16 bit (2 oktet)
Oktet pertama : 128 – 191
Range IP Address : 128.0.0.xxx sampai 191.255.xxx.xxx
Jumlah Network : 16.384
Jumlah IP Address : 65.534

Biasa digunakan untuk jaringan besar dan sedang. dua bit pertama selalu di set 10. 16 bit selanjutnya, network IP kelas B dapat menampung sekitar 65000 host.


KELAS C
Format : 110nnnnn.nnnnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh (n = Net ID, h = Host ID)
3 bit pertama : 110
Panjang Net ID : 24 bit (3 oktet)
Panjang Host ID : 8 bit (1 oktet)
Oktet pertama : 192 – 223
Range IP Address : 192.0.0.xxx sampai 255.255.255.xxx
Jumlah Network : 2.097.152
Jumlah IP Address : 254

Host ID adalah 8 bit terakhir, dengan IP kelas C, dapat dibentuk sekitar 2 juta network yang masing-masing memiliki 256 IP Address Tiga bit pertama IP Address kelas C selalu berisi 111 dengan 21 bit berikutnya. Host ID ialah 8 bit terakhir.


KELAS D
Format : 1110mmmm.mmmmmmmm.mmmmmmmm.mmmmmmmm
4 Bit pertama : 1110
Bit multicast : 28 bit
Byte Inisial : 224-247

Kelas D adalah ruang alamat multicast
Kelas ini digunakan untuk keperluan Multicasting. 4 bit pertama 1110, bit-bit berikutnya diatur sesuai keperluan multicast group yang menggunakan IP Address ini. Dalam multicasting tidak dikenal network bit dan host bit.


KELAS E
Format : 1111rrr.rrrrrrrr.rrrrrrrr.rrrrrrrr
4 bit pertama : 1111
Bit cadangan : 28 bit
Byte inisial : 248-255

Kelas E adalah ruang alamat yang dicadangkan untuk keperluan eksperimental.



Aturan dasar dalam menentukan network ID dan host ID yang akan digunakan :
  1. Network ID 127.0.0.1 tidak dapat digunakan karena ia secara default digunakan dalam keperluan ‘loop-back’. (‘Loopback’ adalah IP address yang digunakan komputer untuk menunjuk dirinya sendiri).
  2. Host ID tidak boleh semua bitnya diset 1 (contoh klas A: 126.255.255.255), karena akan diartikan sebagai alamat broadcast. ID broadcast merupakan alamat yang mewakili seluruh anggota jaringan. Pengiriman paket ke alamat ini akan menyebabkan paket ini didengarkan oleh seluruh anggota network tersebut.
  3. Network ID dan host ID tidak boleh sama dengan 0 (seluruh bit diset 0 seperti 0.0.0.0), karena IP address dengan host ID 0 diartikan sebagai alamat network. Alamat network adalah alamat yang digunakan untuk menunjuk suatu jaringan, dan tidak menunjukan suatu host.
  4. Host ID harus unik dalam suatu network (dalam satu network, tidak boleh ada dua host dengan host ID yang sama).


DUA JENIS IP ADDRESS MENURUT PENGGUNAANYA

1. IP PUBLIC
IP Public adalah IP yang digunakan dalam jaringan global Internet, karena kelas IP ini digunakan di dalam jaringan internet maka IP ini bisa diakses melalui jaringan internet secara langsung. Perangkat yang menggunakan IP public biasanya bertindak sebagai SERVER atau ROUTER, seperti web server, mailserver, DNS server, Game Server dan server yang lain dengan tujuan agar server bisa diakses dari jaringan manapun di dunia ini yang terkoneksi ke internet. Untuk dapat menggunakan IP public, suatu organisasi harus mendaftarkan diri agar mendapat alokasi IP public yang akan digunakan. IP public bisa didapat dari ISP (internet service provider).


Komputer dengan IP public memerlukan pengamanan extra karena sangat rentan terhadap serangan dari hacker yang ada dalam jaringan internet.Alokasi IP public sudah diatur dan di distribusikan berdasar negara, artinya kita bisa mengenali negara pengguna internet dari IP 36.79.151.75 adalah ip indonesia yang dimiliki oleh telkom speedy. Penggunaan IP public diatur ketat oleh asosiai internet global dan setiap IP telah didaftarkan kepada pemegang yang sah dan hanya bisa dipakai oleh pemilik yang sah.


2. IP PRIVATE
Disebut IP address private karena IP ini hanya dikenali dan bisa diakses dari jaringan local saja dan tidak bisa diakses melalui jaringan internet secara langsung tanpa bantuan router yang mempunyai fitur NAT. IP private digunakan untuk jaringan lokal agar sesama komputer dapat saling berkomunikasi, misalnya digunakan di jaringan sekolah, kantor, toko, warnet dan sebagainya. Perangkat yang terhubung ke jaringan lokal seperti printer, komputer, laptop, smartdevice menggunakan biasanya akan mendapatkan IP address private. Agar IP private dapat terhubung ke internet maka diperlukan router yang mempunyai kemampuan untuk melakukan NAT (Network Address Translation) agar semua device dengan IP private dapat terkoneksi ke internet dengan menggunakan IP public yang terkoneksi langsung ke Internet). Meskipun sudah terkoneksi ke internet, IP private tetap tidak bisa diakses langsung dari jaringan internet.

Dalam penggunaannya IP private tidak perlu didaftarkan ke pihak otoritas sebelum digunakan karena penggunaan IP private telah diatur, dialokasian dan distandarkan oleh IANA (Lembaga yang mengatur penggunaan dan pengalokasian IP address di seluruh dunia) dalam dokumen RFC 1918. Alokasi IPv4 private sesuai standar internasional ketika Internet Engineering Task Force (IETF) telah menunjuk Internet Assigned Numbers Authority (IANA) untuk mengalokasikan IPv4 untuk jaringan private, yang diterbitkan dalam dokumen RFC 1918.

Berikut pedoman yang harus diperhatikan ketika memberikan sebuah alamat IP Private untuk jaringan lokal.

1)  0.0.0.0/8
     0.0.0.1 -> 0.255.255.254
     16.777.214 host per network

2)  10.0.0.0/8
     10.0.0.1 -> 10.255.255.254
     16.777.214 host per network

3)  127.0.0.0/8
     127.0.0.1 -> 127.255.255.254
     16.777.214 host per network

4)  172.16.0.0/12
     172.16.0.1 -> 172.31.255.254
     1.048.574 host per network (private internet)


5)  192.0.2.0/24
     192.0.2.1 -> 192.0.2.254
     254 host per network

6)  192.168.0.0/16
     192.168.0.1 -> 192.168.255.254
     65.534 host per network (private internet)

7)  169.254.0.0/16
     169.254.0.1 -> 169.254.255.254
     65.534 host per network



Tuesday, February 26, 2019

PENGERTIAN IP ADDRESS


Internet adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung di dunia. Agar dapat berkomunikasi dan bertukar data, antar komputer ini membutuhkan alamat sebagai identitas pengenal. Alamat itulah yang secara global disebut dengan IP Address.

Internet Protocol Address merupakan kepanjangan dari IP address. 

Pengertian IP address adalah suatu identitas numerik yang dilabelkan kepada suatu alat seperti komputer, router atau printer yang terdapat dalam suatu jaringan komputer yang menggunakan internet protocol sebagai sarana komunikasi.


BAGIAN IP ADDRESS
1. Network IDMenunjukkan alamat network / jaringan.
2. Host ID : Menunjukkan alamat host dalam satu network
Ibarat alamat rumah, Network ID adalah nama jalan lokasi rumah tersebut, sedangkan Host ID adalah nomor rumah tersebut.


FUNGSI IP ADDRESS

1. Sebagai alat identifikasi host atau antarmuka pada jaringan.
Fungsi ini diilustrasikan seperti nama orang sebagai suatu metode untuk mengenali siapa orang tersebut. dalam jaringan komputer berlaku hal yang sama.

2. Sebagai alamat lokasi jaringan.
Fungsi ini diilustrasikan seperti alamat rumah kita yang menunjukkan lokasi kita berada. Untuk memudahkan pengiriman paket data, maka IP address memuat informasi keberadaannya. Ada rute yang harus dilalui agar data dapat sampai ke komputer yang dituju.




IP address menggunakan bilangan 32 bit. Sistem ini dikenal dengan nama Internet Protocol version 4 atau IPv4. Saat ini IPv4 masih digunakan meskipun sudah ada IPv6 yang diperkenalkan pada tahun 1995. Hal ini dikarenakan tingginya pertumbuhan jumlah komputer yang terkoneksi ke internet. Maka dibutuhkan alamat yang lebih banyak yang mampu mengidentifikasi banyak anggota jaringan.

Internet protocol versi 6 atau IPv6 ini terdiri dari 128 bit. IP ini 4 kali dari IPv4, tetapi jumlah host yang bisa ditampung bukan 4 kali dari 4.294.967.296 melainkan 4.294.967.296 pangkat 4, jadi hasilnya 340.282.366.920.938.463.463.374.607.431.768.211.456.